Pemerintah AS Kembali Mengalami Shutdown Sementara

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:18 WIB
loading...
A A A
“Pemerintahan Trump harus menetapkan jalur yang tegas dan secara dramatis mereformasi ICE dan lembaga-lembaga DHS lainnya yang diketahui oleh rakyat Amerika telah menjadi tidak taat hukum dan bertindak sewenang-wenang."

“Demi kepentingan terbaik negara, hal ini harus dilakukan sebelum Kongres bersidang kembali pada Senin malam dan undang-undang tersebut diajukan ke DPR,” kata Jeffries dalam sebuah pernyataan.

Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran pada hari Jumat mengarahkan lembaga-lembaga yang terkena dampak—termasuk departemen pertahanan, keamanan dalam negeri, luar negeri, keuangan, tenaga kerja, kesehatan dan layanan sosial, pendidikan, transportasi, dan perumahan dan pembangunan perkotaan—yang pendanaannya akan berakhir pada tengah malam, untuk mulai mempersiapkan penutupan pemerintahan.

“Karena sekarang jelas bahwa Kongres tidak akan menyelesaikan pekerjaannya sebelum berakhirnya alokasi anggaran, lembaga-lembaga yang terkena dampak sekarang harus melaksanakan rencana untuk penutupan pemerintahan yang tertib.” Para karyawan harus melapor untuk tugas rutin mereka berikutnya guna melaksanakan kegiatan penutupan yang tertib," kata Russ Vought dalam sebuah memo.

Vought mengatakan pemerintahan Trump akan terus bekerja sama dengan Kongres untuk mengatasi kekhawatiran yang baru-baru ini muncul guna menyelesaikan alokasi anggaran untuk tahun fiskal 2026.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Berita Terkini
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved