Trump Sewot Kanada dan Inggris Makin Dekat dengan China
Jum'at, 30 Januari 2026 - 21:30 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah memperingatkan Kanada dan Inggris bahwa upaya mereka baru-baru ini untuk meningkatkan hubungan bisnis dengan China "sangat berbahaya". Langkah ini karena kedua negara tersebut berupaya memperbaiki hubungan dengan Beijing di tengah ketegangan dengan Washington.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Kamis di pemutaran perdana film dokumenter tentang Ibu Negara Melania Trump. Ditanya tentang pertemuan puncak Inggris-China baru-baru ini di Beijing, ia berkata, "Yah, sangat berbahaya bagi mereka untuk melakukan itu."
Presiden AS melanjutkan dengan mengatakan, "Bahkan lebih berbahaya bagi Kanada untuk berbisnis dengan China."
"Kanada tidak berjalan dengan baik⦠Anda tidak dapat melihat China sebagai jawabannya," katanya, menyindir China mungkin akan mengatakan kepada Kanada, "Anda tidak diizinkan lagi bermain hoki es."
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan kepada Presiden China Xi Jinping pada hari Kamis bahwa ia ingin membangun "hubungan yang lebih canggih" antara kedua negara, menggambarkan hubungan tersebut telah berubah dari "zaman keemasan menjadi zaman es."
Downing Street mengatakan China setuju mengurangi separuh tarif impor wiski Inggris menjadi 5% dari 10% dan mengkonfirmasi perjalanan bebas visa untuk warga negara Inggris yang berkunjung kurang dari 30 hari.
AstraZeneca juga memaparkan rencana berinvestasi USD15 miliar di China hingga tahun 2030 selama kunjungan tersebut.
Kanada juga berupaya mencairkan hubungan dengan China. Perdana Menteri Mark Carney melakukan perjalanan ke Beijing pada pertengahan Januari, di mana ia mencapai kesepakatan awal untuk mengizinkan impor kendaraan listrik China dengan tarif terbatas sebesar 6,1%, sementara Kanada mengharapkan China memangkas tarif canola yang memberatkan menjadi 15% pada bulan Maret.
Pada saat itu, Trump mengecam Kanada, mengklaim China "sepenuhnya mengambil alih" negara itu, sambil menyatakan negara itu "hidup karena Amerika Serikat." Ia juga mengancam akan memberlakukan tarif 100% jika kesepakatan Kanada dengan China disetujui.
Baik Kanada maupun Inggris telah berselisih dengan AS terkait upaya Trump yang diperbarui untuk membangun kendali atas Greenland.
Para pejabat China mengatakan kesepakatan negara itu dengan Kanada "tidak menargetkan pihak ketiga mana pun." Mengenai KTT Inggris-China, Beijing mengatakan pertemuan itu menunjukkan kemauan dari kedua belah pihak untuk memperkuat dialog dan memperluas kerja sama praktis.
Baca juga: Erdogan Tegaskan Turki Siap Mainkan Peran dalam Redakan Ketegangan AS-Iran
Trump menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Kamis di pemutaran perdana film dokumenter tentang Ibu Negara Melania Trump. Ditanya tentang pertemuan puncak Inggris-China baru-baru ini di Beijing, ia berkata, "Yah, sangat berbahaya bagi mereka untuk melakukan itu."
Presiden AS melanjutkan dengan mengatakan, "Bahkan lebih berbahaya bagi Kanada untuk berbisnis dengan China."
"Kanada tidak berjalan dengan baik⦠Anda tidak dapat melihat China sebagai jawabannya," katanya, menyindir China mungkin akan mengatakan kepada Kanada, "Anda tidak diizinkan lagi bermain hoki es."
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan kepada Presiden China Xi Jinping pada hari Kamis bahwa ia ingin membangun "hubungan yang lebih canggih" antara kedua negara, menggambarkan hubungan tersebut telah berubah dari "zaman keemasan menjadi zaman es."
Downing Street mengatakan China setuju mengurangi separuh tarif impor wiski Inggris menjadi 5% dari 10% dan mengkonfirmasi perjalanan bebas visa untuk warga negara Inggris yang berkunjung kurang dari 30 hari.
AstraZeneca juga memaparkan rencana berinvestasi USD15 miliar di China hingga tahun 2030 selama kunjungan tersebut.
Kanada juga berupaya mencairkan hubungan dengan China. Perdana Menteri Mark Carney melakukan perjalanan ke Beijing pada pertengahan Januari, di mana ia mencapai kesepakatan awal untuk mengizinkan impor kendaraan listrik China dengan tarif terbatas sebesar 6,1%, sementara Kanada mengharapkan China memangkas tarif canola yang memberatkan menjadi 15% pada bulan Maret.
Pada saat itu, Trump mengecam Kanada, mengklaim China "sepenuhnya mengambil alih" negara itu, sambil menyatakan negara itu "hidup karena Amerika Serikat." Ia juga mengancam akan memberlakukan tarif 100% jika kesepakatan Kanada dengan China disetujui.
Baik Kanada maupun Inggris telah berselisih dengan AS terkait upaya Trump yang diperbarui untuk membangun kendali atas Greenland.
Para pejabat China mengatakan kesepakatan negara itu dengan Kanada "tidak menargetkan pihak ketiga mana pun." Mengenai KTT Inggris-China, Beijing mengatakan pertemuan itu menunjukkan kemauan dari kedua belah pihak untuk memperkuat dialog dan memperluas kerja sama praktis.
Baca juga: Erdogan Tegaskan Turki Siap Mainkan Peran dalam Redakan Ketegangan AS-Iran
(sya)
Lihat Juga :