Brasil Tetapkan 2 Syarat untuk Gabung Dewan Perdamaian Trump, Apa Saja?

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:45 WIB
loading...
Brasil Tetapkan 2 Syarat...
Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva. Foto/anadolu
A A A
BRASILIA - Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengaitkan potensi partisipasi negaranya dalam “Dewan Perdamaian” yang diusulkan Amerika Serikat dengan dua syarat. Dia menegaskan, 2 syarat itu adalah mandat badan tersebut terbatas pada Gaza, dan badan tersebut mencakup kursi resmi untuk Negara Palestina.

Syarat-syarat tersebut diangkat selama percakapan telepon antara Lula dan Presiden AS Donald Trump yang berlangsung sekitar 50 menit, menurut pernyataan resmi dari kepresidenan Brasil yang diterima Quds Press pada hari Selasa.

Pernyataan tersebut mengatakan percakapan telepon, yang diadakan pada hari Senin, membahas hubungan bilateral serta isu-isu regional dan internasional, dengan fokus khusus pada perkembangan agresi Israel terhadap Jalur Gaza dan proposal Washington untuk membentuk “Dewan Perdamaian” baru dengan Brasil sebagai peserta.

Brasil, tambah pernyataan itu, belum mengambil keputusan akhir untuk bergabung dengan dewan tersebut. Namun, Lula mengajukan dua proposal kepada pihak AS: pertama, pekerjaan dewan tersebut fokus secara eksklusif pada Gaza dan tidak meluas ke konflik internasional lainnya; dan kedua, dewan tersebut mencakup perwakilan Palestina secara resmi.

Lula juga menekankan perlunya reformasi komprehensif Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk memperluas jumlah anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Ia berpendapat struktur saat ini tidak lagi mencerminkan keseimbangan kekuatan global atau secara memadai mengatasi tantangan perdamaian dan keamanan internasional.

Mengenai isu bilateral, pernyataan tersebut mengatakan kedua pemimpin membahas indikator ekonomi di Brasil dan Amerika Serikat, menggambarkan prospek kedua ekonomi tersebut sebagai positif.

Para presiden juga menyambut baik peningkatan hubungan dalam beberapa bulan terakhir, termasuk pencabutan sebagian besar tarif yang dikenakan pada produk-produk Brasil.

Baca juga: 10 Kelemahan Kapal Induk USS Abraham Lincoln yang Bisa Dimanfaatkan Iran di Medan Perang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Iran Desak Militer Negara...
Iran Desak Militer Negara Barat Angkat Kaki dari Timur Tengah: Biang Masalah!
Rekomendasi
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved