Pasukan Khusus Delta Force Culik Maduro, Menlu AS Klaim Bukan Tindakan Perang
Kamis, 29 Januari 2026 - 07:54 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun ada blokade yang sedang berlangsung terhadap kapal tanker minyak yang dikenai sanksi dan kehadiran militer AS yang berkelanjutan di wilayah tersebut, Rubio berusaha untuk mengecilkan prospek tindakan lebih lanjut.
"Kami tidak bersiap dan tidak mengharapkan untuk melakukan tindakan militer," kata Rubio, sambil tidak mengesampingkan kemungkinan serangan di masa depan untuk melindungi kepentingan AS.
Rubio juga merinci rencana terkait sektor minyak Venezuela. "Washington dan Caracas mencapai kesepakatan di mana untuk minyak yang dikenai sanksi dan dikarantina, kami akan mengizinkan Anda untuk memindahkannya ke pasar... Sebagai imbalannya, dana dari itu akan disetorkan ke rekening yang akan kami awasi, dan Anda akan menggunakan uang itu untuk kepentingan rakyat Venezuela," katanya.
Dia menggambarkan pengaturan tersebut sebagai "mekanisme jangka pendek".
"Jadi, kami telah menciptakan itu, dan kami berharap dapat melakukan transisi ke mekanisme yang memungkinkan penjualan minyak secara normal, industri minyak yang normal, bukan yang didominasi oleh kroni, bukan yang didominasi oleh suap dan korupsi," imbuh Rubio, seperti dikutip dari NDTV, Kamis (29/1/2026).
Dia juga menyambut baik undang-undang yang disahkan oleh Parlemen Venezuela yang membuka sektor minyak untuk akses internasional yang lebih besar, seiring Trump terus mendorong perluasan peluang bagi perusahaan-perusahaan AS setelah pengambilalihan kekuasaan oleh Maduro.
"Kami tidak bersiap dan tidak mengharapkan untuk melakukan tindakan militer," kata Rubio, sambil tidak mengesampingkan kemungkinan serangan di masa depan untuk melindungi kepentingan AS.
Rubio juga merinci rencana terkait sektor minyak Venezuela. "Washington dan Caracas mencapai kesepakatan di mana untuk minyak yang dikenai sanksi dan dikarantina, kami akan mengizinkan Anda untuk memindahkannya ke pasar... Sebagai imbalannya, dana dari itu akan disetorkan ke rekening yang akan kami awasi, dan Anda akan menggunakan uang itu untuk kepentingan rakyat Venezuela," katanya.
Dia menggambarkan pengaturan tersebut sebagai "mekanisme jangka pendek".
"Jadi, kami telah menciptakan itu, dan kami berharap dapat melakukan transisi ke mekanisme yang memungkinkan penjualan minyak secara normal, industri minyak yang normal, bukan yang didominasi oleh kroni, bukan yang didominasi oleh suap dan korupsi," imbuh Rubio, seperti dikutip dari NDTV, Kamis (29/1/2026).
Dia juga menyambut baik undang-undang yang disahkan oleh Parlemen Venezuela yang membuka sektor minyak untuk akses internasional yang lebih besar, seiring Trump terus mendorong perluasan peluang bagi perusahaan-perusahaan AS setelah pengambilalihan kekuasaan oleh Maduro.
(mas)
Lihat Juga :