Jika Pemerintah Iran Runtuh, Turki Siap Bangun Zona Penyangga di Perbatasan

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:12 WIB
loading...
A A A
Konflik-konflik ini telah mengakibatkan ratusan ribu pengungsi menyeberang ke Turki dan membebani sektor-sektor kunci seperti energi dan perdagangan.

Masyarakat Turki tetap sangat sensitif terhadap keberadaan pengungsi, terutama 2,7 juta warga Suriah, yang banyak di antaranya kini kembali ke Suriah setelah jatuhnya pemerintahan Bashar al-Assad.

MEE melaporkan pada bulan Juni bahwa para pejabat Turki memperkirakan perang skala penuh antara Israel dan Iran dapat mendorong hingga satu juta pengungsi Iran menuju perbatasan Turki.

Sumber-sumber mengatakan kepada MEE pada saat itu bahwa Ankara kemungkinan tidak akan menerima pengungsi kecuali mereka yang sangat membutuhkan bantuan darurat.

MEE juga melaporkan Turki tidak akan lagi menerapkan kebijakan "pintu terbuka" terhadap negara tetangga mana pun jika terjadi gelombang pengungsi. Warga Iran saat ini dapat memasuki Turki tanpa visa.

Namun, salah satu masalah yang mempersulit rencana ini adalah keberadaan warga Turki Azerbaijan di Iran, yang jumlahnya setidaknya 12 juta jiwa.

Masih belum jelas bagaimana Turki akan merespons jika anggota kelompok tersebut tiba secara massal di perbatasan, yang berpotensi memicu tekanan domestik untuk mengizinkan mereka masuk ke negara tersebut.

Baca juga: Kapal Induk USS Abraham Lincoln Siap Menyerang Iran dalam 1-2 Hari Mendatang
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved