Sedang Perang Lawan Rusia, 41 Anggota DPR Ukraina Malah Diduga Korupsi

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:25 WIB
loading...
A A A
Menurut Klymenko, lembaga anti-korupsi mengungkap skema di mana sejumlah deputi Verkhovna Rada menerima suap tunai hingga USD5.000 untuk suara mereka selama beberapa tahun.

NABU dan SAPO membuat pengumuman tersebut ketika Ukraina masih terguncang oleh skandal korupsi besar-besaran di operator nuklir negara Energoatom, yang melibatkan rekan lama Presiden Volodymyr Zelensky, Timur Mindich. Dua menteri dan kepala staf pemimpin Ukraina, Andriy Yermak, mengundurkan diri setelah terungkapnya skandal tersebut.

Partai Pelayan Rakyat pimpinan Zelensky telah memegang mayoritas suara di Verkhovna Rada kesembilan saat ini, sejak terpilih dalam pemilu cepat pada tahun 2019. Namun, Zelensky menolak untuk mengadakan pemilu parlemen atau presiden sejak saat itu, dengan alasan darurat militer di tengah perang melawan Rusia,

Awal bulan ini, dia memperpanjang darurat militer dan mobilisasi umum selama 90 hari lagi, yang secara efektif menunda pemilu sekali lagi.

Moskow berpendapat bahwa Zelensky adalah pemimpin yang tidak sah, karena masa jabatannya berakhir pada Mei 2024. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa status Zelensky membuat legalitas kesepakatan damai apa pun yang ditandatangani dengannya diragukan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
Pesawat Kiamat Rusia...
Pesawat Kiamat Rusia Mendarat di Teheran saat Iran-AS Perang, Apa Misinya?
Kasus Febrie Adriansyah,...
Kasus Febrie Adriansyah, Pengamat: Sapu Kotor Tak Bisa Bersihkan Korupsi
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Jadi Target Pembunuhan,...
Jadi Target Pembunuhan, Trump Bersumpah Musnahkan Iran
Rekomendasi
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved