Hendak Digulingkan Rakyatnya, Diktator Lukashenko Minta Senjata pada Putin

Kamis, 17 September 2020 - 01:10 WIB
loading...
Hendak Digulingkan Rakyatnya,...
Presiden Rusia Vladimir Putin bersama Presiden Belarusia Alexander Lukashenko di Sochi, 14 September 2020. Foto/Kantor Eksekutif Kepresidenan Rusia/Handout via REUTERS
A A A
MINSK - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengaku bahwa dia telah meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memasok Belarusia dengan senjata baru. Permintaan itu diajukan ketika diktator yang sudah berkuasa sejak 1994 ini hendak digulingkan oleh rakyatnya dalam demo besar-besaran.

Demo besar mengguncang negara pecahan Soviet ini setelah hasil pemilu yang dimenangkan Lukashenko tak diakui kubu oposisi.

Berbicara dengan Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu selama pembicaraan di Minsk, Lukashenko mengatakan; "Saya juga meminta presiden Rusia untuk beberapa jenis senjata baru." (Baca: Didemo Rakyatnya, Lukashenko Turun dari Helikopter Menentang Senapan Serbu AK )

Dia tidak merinci senjata apa yang dia minta dari Putin. "Kami dapat mengendalikan situasi tidak hanya di Belarusia, tetapi juga di sepanjang perbatasan kami," ujar Lukashenko, yang dilansir kantor berita negara setempat; Belta, Kamis (17/9/2020).

Rusia dan Belarusia saat ini sedang mengadakan latihan militer gabungan yang berlangsung hingga akhir September. Lukashenko mengatakan kedua negara harus merencanakan lebih banyak latihan sejenis.

Lukashenko juga mengatakan bahwa pemilihan presiden baru akan diadakan setelah Belarusia mengadopsi konstitusi baru. (Baca juga: Puluhan Demonstran Anti-Lukashenko Hilang, Termasuk Capres Oposisi Belarusia )

Komentarnya muncul dua hari setelah Putin menjamu Lukashenko untuk pembicaraan di resor Laut Hitam Sochi di mana pemimpin Rusia itu memberikan pinjaman USD1,5 miliar untuk Belarusia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved