3 Keunggulan Drone Bersenapan Milik China, Mampu Menembak Sambil Melayang

Senin, 26 Januari 2026 - 16:07 WIB
loading...
3 Keunggulan Drone Bersenapan...
Drone bersenapan China ini mampu menembak sambil melayang. Foto/SCMP
A A A
BEIJING - Salah satu perusahaan teknologi terkemuka China , Wuhan Guide Infrared, telah berhasil menguji coba kendaraan udara tak berawak (UAV) bersenjata senapan yang inovatif, dan melaporkan akurasi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan-perusahaan China telah berada di garis depan pengembangan drone, dengan banyak model sipil yang banyak diwakili di pasar global.

3 Keunggulan Drone Bersenapan Milik China, Mampu Menembak Sambil Melayang

1. Menembak Sambil Melayang

Menurut edisi Desember Journal of Gun Launch and Control, UAV tersebut dibuat bekerja sama dengan Akademi Operasi Khusus Angkatan Darat China.

Selama uji coba, drone tersebut menembakkan 20 tembakan tunggal dari senapan standar ke sasaran seukuran manusia yang berjarak 100 meter (328 kaki) – semuanya sambil melayang sepuluh meter di atas tanah.

Baca Juga: Jelang Invasi AS, Pejuang Kata’ib Hizbullah Bersiap Dukung Pasukan Iran

2. Mengandalkan Senapan Serbu Biasa

Berbeda dengan model serupa, drone baru ini tidak memerlukan senjata api yang dibuat khusus atau dimodifikasi, melainkan membawa senapan serbu biasa yang digunakan oleh militer China, kata publikasi tersebut.

Kinerja yang mengesankan tersebut dilaporkan disebabkan oleh peningkatan algoritma stabilisasi dan penargetan serta sistem pemasangan baru. Selain itu, para insinyur Tiongkok mengembangkan perangkat lunak khusus yang menyesuaikan sudut tembak berdasarkan jarak, perkiraan angin, dan parameter lainnya – semuanya diasah melalui simulasi komputer – menurut jurnal tersebut.

Namun, sistem ini saat ini hanya mampu menembak satu per satu.


3. Mampu Berkolaborasi dengan Kapal Induk Drone

Dalam perkembangan terpisah bulan lalu, Aviation Industry Corporation of China (AVIC) mengumumkan penerbangan perdana drone Jiutian (Langit Tinggi) bertenaga jet kelas beratnya, yang dapat membawa dan melepaskan hingga 100 UAV kamikaze yang lebih kecil yang dipandu AI.

Selain itu, ‘kapal induk’ drone tersebut, yang konon memiliki kapasitas muatan maksimum hampir enam ton, sebelumnya telah didemonstrasikan dilengkapi dengan berbagai amunisi udara-ke-permukaan dan udara-ke-udara.

Menurut pabrikan, Jiutian dapat terbang hingga ketinggian 15.000 meter (49.212,5 kaki) dan beroperasi selama 12 jam sekaligus.

Sementara itu, militer AS sedang ‘mengejar ketertinggalan’ dalam hal teknologi drone modern, seperti yang dilaporkan CNN September lalu, mengutip seorang jenderal angkatan darat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved