Kapal Feri Membawa 359 Orang Tenggelam di Filipina, Korban Jiwa Berjatuhan
Senin, 26 Januari 2026 - 09:03 WIB
loading...
Penampakan kapal feri MV Trisha Kerstin 3 sebelum tenggelam di Filipina selatan. Kapal yang membawa 359 orang ini tenggelam, dengan 15 korban tewas telah ditemukan. Foto/Facebook Arsina Laja Kahing-Nanoh
A
A
A
MANILA - Sebuah kapal feri yang membawa 359 orang tenggelam pagi ini (26/1/2026) di Filipina selatan. Sejumlah korban tewas mulai ditemukan.
Kapal feri yang tenggelam itu bernama MV Trisha Kerstin 3. Sebanyak 359 orang yang ada di kapal itu terdiri dari 332 penumpang dan 27 awak.
"Sejauh ini terdapat 8 korban jiwa yang terkonfirmasi," kata Wali Kota Basilan, Arsina Laja Kahing-Nanoh, dalam unggahan di Facebook.
Baca Juga: Cerita Tragis Kapal Perang AS Tenggelam, 150 Pelaut Dimakan Hiu Hidup-hidup
Namun, Penjaga Pantai Filipina merevisi jumlah korban tewas yang ditemukan telah bertambah menjadi 15 orang dan 43 lainnya belum ditemukan.
Petugas tanggap darurat Basilan, Ronalyn Perez, mengatakan kepada AFP bahwa setidaknya 138 orang telah diselamatkan.
“Tantangan di sini sebenarnya adalah jumlah pasien yang datang. Saat ini kami kekurangan staf,” kata Perez, menambahkan bahwa 18 orang telah dibawa ke satu rumah sakit setempat.
“Feri tersebut sedang berlayar dari Kota Zamboanga ke Pulau Jolo ketika insiden itu terjadi,” ujarnya,
Penjaga Pantai Filipina mengatakan pihaknya secara aktif berkoordinasi untuk membantu stasiunnya di Mindanao selatan dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Video yang diambil dari lokasi kejadian menunjukkan beberapa penumpang mengapung di air sambil berpegangan pada rakit penyelamat, beberapa di antaranya mengenakan jaket pelampung.
Filipina, negara kepulauan berpenduduk 116 juta jiwa, memiliki sejarah panjang bencana yang melibatkan kapal feri antar-pulaunya.
Pada tahun 2023, lebih dari 30 orang tewas ketika kebakaran melanda sebuah kapal feri di Filipina selatan.
Kapal feri yang tenggelam itu bernama MV Trisha Kerstin 3. Sebanyak 359 orang yang ada di kapal itu terdiri dari 332 penumpang dan 27 awak.
"Sejauh ini terdapat 8 korban jiwa yang terkonfirmasi," kata Wali Kota Basilan, Arsina Laja Kahing-Nanoh, dalam unggahan di Facebook.
Baca Juga: Cerita Tragis Kapal Perang AS Tenggelam, 150 Pelaut Dimakan Hiu Hidup-hidup
Namun, Penjaga Pantai Filipina merevisi jumlah korban tewas yang ditemukan telah bertambah menjadi 15 orang dan 43 lainnya belum ditemukan.
Petugas tanggap darurat Basilan, Ronalyn Perez, mengatakan kepada AFP bahwa setidaknya 138 orang telah diselamatkan.
“Tantangan di sini sebenarnya adalah jumlah pasien yang datang. Saat ini kami kekurangan staf,” kata Perez, menambahkan bahwa 18 orang telah dibawa ke satu rumah sakit setempat.
“Feri tersebut sedang berlayar dari Kota Zamboanga ke Pulau Jolo ketika insiden itu terjadi,” ujarnya,
Penjaga Pantai Filipina mengatakan pihaknya secara aktif berkoordinasi untuk membantu stasiunnya di Mindanao selatan dalam operasi pencarian dan penyelamatan.
Video yang diambil dari lokasi kejadian menunjukkan beberapa penumpang mengapung di air sambil berpegangan pada rakit penyelamat, beberapa di antaranya mengenakan jaket pelampung.
Filipina, negara kepulauan berpenduduk 116 juta jiwa, memiliki sejarah panjang bencana yang melibatkan kapal feri antar-pulaunya.
Pada tahun 2023, lebih dari 30 orang tewas ketika kebakaran melanda sebuah kapal feri di Filipina selatan.
(mas)
Lihat Juga :