Cerita Tragis Kapal Perang AS Tenggelam, 150 Pelaut Dimakan Hiu Hidup-hidup

Senin, 24 November 2025 - 10:21 WIB
loading...
Cerita Tragis Kapal...
Bangkai kapal perang USS Indianapolis Angkatan Laut AS. Kapal perang ini tenggelam di Samudra Pasifik setelah dihantam dua torpedo kapal selam Jepang tahun 1945. Foto/Paul G Allen/BBC
A A A
WASHINGTON - Kapal perang USS Indianapolis merupakan kapal yang bernasib paling tragis bagi Angkatan Laut Amerika Serikat (AS). Kapal yang membawa komponen-komponen bom atom pertama itu tenggelam setelah dihantam dua torpedo Jepang di Samudra Pasifik pada 1945.

Momen tragis dalam insiden itu adalah nasib sekitar 150 pelautnya yang dimakan hidup-hidup oleh kawanan hiu. Cerita kapal tersebut telah menginspirasi film Jaws.

Tepat setelah tengah malam pada 30 Juli 1945, torpedo pertama kapal selam Jepang meledak di haluan kanan kapal USS Indianapolis, memicu 13.250 liter bahan bakar penerbangan menjadi menara api luar biasa.

Baca Juga: AL Inggris Cegat Kapal Perang Rusia RFN Stoikiy

Beberapa detik kemudian, ledakan kedua merobek kapal di dekat magazine bubuknya.

USS Indianapolis, yang masih bergerak dengan kecepatan 17 knot, bergetar, pecah, dan menghilang di bawah Samudra Pasifik hanya dalam 12 menit.

Dari 1.196 orang di dalamnya, sekitar 900 orang berhasil masuk ke air hidup-hidup. Namun mimpi buruk mereka baru saja dimulai.

Saat matahari terbit, para penyintas berkumpul dalam kelompok-kelompok, mencoba berpegang teguh pada harapan di tengah kekacauan.

Matahari terik menyengat tanpa ampun, dahaga menguasai, halusinasi merayap masuk. Lalu, hiu-hiu ganas datang.

Hiu-hiu koboi samudra yang besar, berotot, dan tak kenal takut mendekat terlebih dahulu ke bangkai-bangkai yang mengapung–sebelum makhluk-makhluk laut itu mengalihkan perhatian mereka ke ratusan pelaut yang hidup.

Mengenang kengerian itu, korban selamat Loel Dean Cox mengatakan kepada BBC: “Sesekali, bagaikan kilat, [seekor hiu] datang langsung dan menerkam seorang pelaut, lalu menenggelamkannya."

“Seekor hiu datang dan menerkam pelaut di sebelah saya. Hanya ada seseorang yang berteriak, menjerit, atau digigit," kenangnya.

Dr Lerwis Hayes, kepala petugas medis kapal, juga mengenang: “Tidak ada yang bisa saya lakukan selain memberi nasihat, menguburkan korban, menyelamatkan jaket pelampung, dan berusaha mencegah para awak meminum air asin."

“Anak-anak muda yang sesungguhnya—Anda hilangkan harapan mereka, Anda hilangkan air dan makanan mereka—mereka akan minum air asin lalu akan pergi dengan cepat.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Indro Warkop Gaungkan...
Indro Warkop Gaungkan Pesan Hidup Sehat Lewat Kebiasaan Harian
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved