Israel Tarik 700 Kendaraan China dari Militer Terkait Risiko Spionase

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:03 WIB
loading...
A A A

Potensi Kebocoran Data


Sumber keamanan Israel dan badan intelijen Mossad menyebut kendaraan-kendaraan tersebut dilengkapi kamera, mikrofon, sensor, serta teknologi komunikasi yang berpotensi mengirim data ke server eksternal tanpa sepengetahuan pengguna.

Dr Nadia menjelaskan bahwa sistem pintar dalam kendaraan China menjadi sumber utama kekhawatiran.

“Pejabat keamanan Israel takut bahwa perangkat lunak dan sistem tertutup dalam mobil-mobil ini dapat mengumpulkan data sensitif seperti lokasi geografis, rekaman audio, hingga data biometrik, lalu mengirimkannya ke server di China,” katanya.

Upaya mitigasi sebenarnya telah dilakukan oleh Kementerian Pertahanan Israel, termasuk menonaktifkan sistem multimedia dan fitur panggilan darurat otomatis atau e-Call. Namun, para pakar siber Israel menilai langkah tersebut tidak cukup.

“Para ahli Israel menyimpulkan bahwa sanitasi teknologi ini gagal menjamin keamanan penuh dari potensi kebocoran data,” kata Nadia.

Keputusan Israel juga dipengaruhi oleh kebijakan negara-negara Barat, khususnya Amerika Serikat dan Inggris, yang lebih dulu melarang penggunaan kendaraan buatan China di area keamanan sensitif. Akibatnya, militer Israel kini beralih menggunakan kendaraan dari produsen Jepang, Korea, dan Eropa seperti Mitsubishi, Kia, Skoda, dan Opel, meski dengan biaya lebih tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Pilot Jet Tempur F-15...
Pilot Jet Tempur F-15 AS Ungkap Ngerinya Serangan Drone Iran, Bentuk Formasi Ubur-Ubur
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved