Starmer Tuntut Trump Minta Maaf karena Hina Pasukan Inggris

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:32 WIB
loading...
Starmer Tuntut Trump...
Perdana Inggris Menteri Keir Starmer. Foto/anadolu
A A A
LONDON - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menuntut Presiden Amerika Serikat Donald Trump harus meminta maaf karena meremehkan peran sekutu Amerika dalam perang di Afghanistan. Pada tahun 2001, AS mengaktifkan Pasal 5 NATO setelah serangan 11 September, yang mengharuskan negara-negara anggota untuk mendukung invasi ke Afghanistan.

Namun, Trump berulang kali menuduh anggota Eropa dari blok tersebut mengabaikan komitmen mereka kepada AS. Berbicara kepada Fox News di Davos, Swiss, pada hari Kamis, Trump berpendapat AS "tidak pernah membutuhkan" bantuan apa pun dan sekutu NATO Amerika telah "sedikit mundur, sedikit menjauh dari garis depan."

Starmer membalas pada hari Jumat, menuduh presiden meremehkan kontribusi pasukan Inggris. "Saya menganggap pernyataan Presiden Trump menghina dan terus terang mengerikan, dan saya tidak terkejut pernyataan itu telah menyebabkan begitu banyak kesedihan bagi orang-orang terkasih dari mereka yang tewas atau terluka," katanya kepada wartawan.

Ketika ditanya apakah ia menginginkan permintaan maaf dari Trump, Starmer berkata, “Jika saya salah bicara atau mengucapkan kata-kata itu, saya pasti akan meminta maaf.”

Pangeran Harry, yang bertugas dua kali di Afghanistan, mengatakan pengorbanan tentara Inggris “pantas dibicarakan dengan jujur dan penuh hormat.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved