PM Jepang Takaichi Bubarkan Parlemen, Buka Jalan untuk Pemilu Mendadak

Jum'at, 23 Januari 2026 - 17:56 WIB
loading...
A A A
Tokyo dan Beijing telah terlibat dalam perselisihan diplomatik sejak Takaichi membuat pernyataan pada bulan November yang menunjukkan Jepang dapat terlibat jika China mengambil tindakan militer terhadap Taiwan, pulau yang berpemerintahan sendiri yang diklaim Beijing sebagai miliknya.

China yang marah telah meningkatkan pembalasan ekonomi dan diplomatik terhadap Jepang sebagai akibat dari komentar Takaichi. Kantor berita Kyodo Jepang mengatakan baik kubu partai yang berkuasa maupun oposisi telah mengemukakan gagasan untuk menghapus pajak konsumsi atas makanan untuk meredakan inflasi rumah tangga.

Ketidakpuasan publik atas kenaikan harga sebagian besar berkontribusi pada jatuhnya mantan Perdana Menteri Shigeru Ishiba, yang digantikan oleh Takaichi pada bulan Oktober. Pada hari Jumat, data pemerintah yang dipantau ketat menunjukkan tingkat inflasi negara melambat pada bulan Desember, sebagian besar berkat subsidi pemerintah untuk listrik dan gas.

Kenaikan harga konsumen sebesar 2,4% secara tahunan, yang tidak termasuk makanan segar yang mudah berubah, dibandingkan dengan 3% pada bulan November, merupakan perlambatan yang signifikan, meskipun lebih tinggi dari target bank sentral sebesar 2%.

Beras telah menjadi simbol biaya hidup yang melonjak bagi masyarakat di Jepang, dengan harga makanan pokok sehari-hari ini meningkat lebih dari dua kali lipat pada pertengahan tahun 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, sebelum mereda dalam beberapa bulan terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Aturan Baru, Israel...
Aturan Baru, Israel Larang Wartawan Publikasikan Serangan Rudal Iran Hantam Fasilitas Militer
Rekomendasi
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved