Sebar Foto Adolf Hitler, Puluhan Polisi Jerman Diskors

Rabu, 16 September 2020 - 23:31 WIB
loading...
Sebar Foto Adolf Hitler,...
Foto/Kolase/Sindonews
A A A
BERLIN - Setidaknya 29 polisi Jerman diskors karena membagikan foto Adolf Hitler dan pengungsi di kamar gas di ponsel mereka. Para polisi itu juga bergabung dengan chatrooms kelompok sayap kanan yang membagikan simbol swastika dan simbol Nazi lainnya.

Beberapa tersangka menghadapi dakwaan menyebarkan propaganda Nazi dan ujaran kebencian. Yang lainnya didakwa karena tidak melaporkan tindakan rekan mereka.

"Saya terkejut dan malu," kata Frank Richter, kepala polisi di kota Essen tempat sebagian besar tersangka bermarkas.

"Sulit untuk menemukan kata-kata," imbuhnya seperti dikutip dari BBC, Rabu (16/9/2020).

Sedangkan Menteri Dalam Negeri North Rhine-Westphalia (NRW), sebuah wilayah di Jerman, Herbert Reul mengatakan hal itu adalah aib bagi polisi NRW.

"Ini adalah jenis umpan kebencian yang paling buruk dan menjijikkan," kata Reul, seraya menambahkan bahwa dia mengharapkan penyelidikan akan menemukan lebih banyak obrolan dengan konten yang offensive.

Reul sekarang telah meluncurkan penyelidikan sejauh mana ekstremisme di antara polisi negara bagian.

"Ekstremis sayap kanan dan neo-Nazi sama sekali tidak memiliki tempat di polisi Rhine-Westphalia Utara, polisi kami," katanya, dan pihak berwenang harus menunjukkan profil politik yang sangat jelas menolak kelompok sayap kanan.

Peristiwa ini mengikuti beberapa insiden ekstremisme sayap kanan lain di antara dinas keamanan Jerman.

Sebelumnya lebih dari 200 petugas polisi terlibat dalam penggerebekan di 34 kantor polisi dan rumah pribadi yang terkait dengan 11 tersangka utama. Para petugas tersebut dikatakan telah membagikan lebih dari 100 gambar neo-Nazi di grup WhatsApp.(Baca juga: Pengadilan Nazi Terakhir, Penjaga Kamp Konsentrasi Dibui 2 Tahun )

Polisi dan dinas keamanan Jerman menghadapi tuduhan bahwa mereka tidak berbuat cukup banyak untuk membasmi ekstremis di dalam barisan mereka.

Pada bulan Juli, jaksa penuntut mengatakan mereka telah menangkap seorang mantan petugas polisi dan istrinya yang dicurigai mengirim ancaman kepada tokoh-tokoh terkenal berlatar belakang imigran, termasuk beberapa anggota parlemen yang beretnis Turki.

Email tersebut ditandatangani dengan inisial "NSU 2.0", mengacu pada geng neo-Nazi "National Socialist Underground", yang melakukan 10 pembunuhan rasis antara tahun 2000 dan 2007.

Skandal tersebut telah membuat kepala polisi negara bagian Hesse Udo Munch mengundurkan diri setelah diketahui bahwa komputer polisi digunakan untuk mengetahui rincian politisi sayap kiri yang kemudian menerima salah satu email yang mengancam.

Sementara itu, pada bulan Juni, Menteri Pertahanan Jerman memerintahkan pembubaran sebagian pasukan komando elit KSK setelah menumbuhkan kecaman atas ekstremisme sayap kanan di jajarannya. (Baca juga: Jadi Sarang Ekstrimis Kanan, Pasukan Elite Jerman Dibubarkan )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
Cerita Bunda Corla Kehilangan...
Cerita Bunda Corla Kehilangan Pekerjaan di Jerman, Ketahuan Liburan saat Cuti Sakit
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Israel Larang Wartawan...
Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit
Rekomendasi
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Berita Terkini
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved