Trump Akui AS Gunakan Senjata Sonik Rahasia saat Culik Maduro di Venezuela

Jum'at, 23 Januari 2026 - 11:56 WIB
loading...
Trump Akui AS Gunakan...
Presiden Donald Trump akui AS gunakan senjata sonik rahasia saat menculik Presiden Nicolas Maduro di Venezuela. Foto/NDTV
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, untuk pertama kalinya, mengakui senjata sonik rahasia dikerahkan oleh pasukan militer Amerika selama serangan 3 Januari di Venezuela. Dalam serangan itu, pasukan khusus Amerika menculik Presiden Nicolas Maduro, dan istrinya; Cilia Flores.

Pengakuan itu muncul setelah ada kesaksian tentang tentara Venezuela mengalami mimisan dan muntah darah akibat serangan senjata misterius.

Baca Juga: AS Gunakan Senjata Misterius saat Culik Maduro, Bikin Tentara Venezuela Muntah Darah

Berbicara di acara "Katie Pavlich Tonight" di NewsNation, Trump menyatakan bahwa tidak ada negara lain yang memiliki teknologi serupa.

"AS memiliki senjata yang tidak diketahui negara lain," kata Trump, menggambarkan serangan 3 Januari sebagai "serangan yang luar biasa".

Ketika ditanya apakah warga Amerika harus khawatir tentang kekuatan senjata tersebut, Presiden Trump, tanpa memberikan detail teknis, mengatakan, "Ya, ya...Itu sesuatu yang tidak ingin saya bicarakan...tidak ada negara lain yang memilikinya. Dan saya katakan mungkin lebih baik untuk tidak membicarakannya, tetapi kita memiliki beberapa senjata yang luar biasa."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
IMX 2026: Setelah Jepang,...
IMX 2026: Setelah Jepang, Kini Bersiap Pecahkan Rekor di ICE BSD
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Berita Terkini
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved