Ini Besaran Gaji Tentara AS dan Perbandingannya dengan Rusia, China, Inggris

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:07 WIB
loading...
Ini Besaran Gaji Tentara...
Amerika Serikat tercatat sebagai negara yang menggaji tentaranya dengan nominal paling besar dibandingkan dengan negara lain. Foto/US Army/Sgt. Paul Won
A A A
JAKARTA - Militer Amerika Serikat (AS) tercatat menjadi pihak yang paling berperang di berbagai belahan dunia. Kekuatannya juga nomor satu di dunia, begitu juga anggaran pertahanannya.

Lantas berapa besaran gaji tentara Amerika? Apa saja fasilitas yang diterima? dan bagaimana perbandingan dengan gaji tentara Rusia, China dan Inggris? Berikut ulasannya.

Baca Juga: Trump Ancam Lenyapkan Iran dari Muka Bumi, Teheran Siap Perang Habis-habisan

Perbandingan Gaji Tentara AS, Rusia, China, dan Inggris

1. Gaji Tentara AS

Militer AS menggunakan sistem pay grade yang dipengaruhi oleh pangkat—prajurit, sersan, hingga jenderal —serta masa dinas dalam menentukan besaran gaji tentara mereka.

•Prajurit E-1 (Private): Rp27,7 juta–Rp30,2 juta/bulan.
•Prajurit E-3: Rp35,5 juta–Rp38,9 juta/bulan.
•Sersan E-5: Rp42,3 juta–Rp45,6 juta/bulan.
•Perwira O-1 (Letnan Dua): Rp55,8 juta–Rp65,9 juta/bulan.
•Mayor (O-4): Rp84,5 juta/bulan.
•Jenderal bintang empat: Sekitar Rp280 juta/bulan.

Fasilitas dan Tunjangan:
•Tunjangan perumahan (BAH) yang bisa mencapai Rp20 juta–Rp50 juta/bulan.
•Tunjangan makan (BAS).
•Asuransi kesehatan dan gigi penuh untuk keluarga.
•Biaya pendidikan dan kuliah ditanggung negara.
•Dana pensiun dan tunjangan veteran seumur hidup.
•Fasilitas perumahan militer dan kredit khusus.

Pendapatan riil tentara AS dapat jauh melampaui gaji pokok, terutama bagi personel berkeluarga atau bertugas di luar negeri.

2. Gaji Tentara Rusia

Secara nominal, gaji tentara Rusia jauh lebih rendah dibanding AS. Hanya saja, pemerintah Rusia memberikan bonus besar saat konflik bersenjata melawan Ukraina.

•Gaji rata-rata tentara, dari prajurit hingga perwira: Rp11,8 juta–Rp16,9 juta per bulan.
•Bonus selama perang: Rp37 juta–Rp50 juta/bulan ditambah kompensasi risiko dan santunan keluarga.

Fasilitas:
•Perumahan bersubsidi
•Asuransi kesehatan dasar

Tanpa konflik aktif, tingkat kesejahteraan tentara Rusia tergolong rendah dibanding negara Barat.

3. Gaji Tentara China

People’s Liberation Army (PLA) China tidak membuka data gaji secara transparan, namun berbagai estimasi independen menunjukkan pola gaji menengah dengan jaminan hidup jangka panjang.

•Perkiraan gaji tentara China: Rp13,5 juta–Rp30,4 juta/bulan bagi prajurit, dan lebih tinggi untuk perwira—namun besarnnya tetap di bawah AS.

Fasilitas:
•Perumahan di kompleks militer.
•Asuransi kesehatan militer.
•Pensiun dan jaminan sosial dasar.

China lebih menekankan keamanan hidup dan stabilitas, bukan insentif finansial besar.

4. Gaji Tentara Inggris

Militer Inggris menempati posisi menengah dalam perbandingan global, dengan fokus pada profesionalisme dan karier jangka panjang.

•Prajurit pemula: Sekitar Rp45 juta/bulan.
•Sersan: Sekitar Rp75 juta/bulan.
•Perwira awal: Sekitar Rp70 juta/bulan.
•Perwira menengah: Bisa Rp90 juta/bulan atau lebih.

Fasilitas:
•Sistem pensiun militer kuat.
•Perumahan atau subsidi tempat tinggal.
•Layanan kesehatan.
•Pendidikan dan pelatihan profesional.

Inggris unggul dalam kepastian karier, meski kalah dari AS dalam nilai total tunjangan.

Sumber: The National Interest/jobs.army.mod.uk/paylab.com.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved