7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain, Salah Satunya Alaska

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:15 WIB
loading...
A A A
AS secara resmi menganeksasi Texas pada 1845, dan wilayah menjadi negara bagian ke-28 AS. Meksiko saat itu menganggapnya sebagai tindakan ilegal dan provokatif.

Perang kemudian pecah antara AS dan Meksiko, namun dimenangkan Amerika. Washington lantas memaksakan Perjanjian Guadalupe Hidalgo, yang membuat Meksiko resmi kehilangan Texas.

6. Hawaii (Merebut dari Kerajaan Hawaii)


Pada tahun 1893, sekelompok penduduk dan pengusaha yang bersekutu dengan AS—yang didukung oleh Marinir AS—menggulingkan Kerajaan Hawaii dan melengserkan Ratu Liliʻuokalani.

Kongres AS kemudian mengesahkan Resolusi Bersama untuk Aneksasi Kepulauan Hawaii pada tahun 1898, yang membawa Hawaii di bawah kendali AS.

Hawaii kemudian menjadi wilayah teritorial hingga 21 Agustus 1959 ketika diterima sebagai negara bagian ke-50 AS.

7. Wilayah Oregon (Merebut dari Spanyol, Inggris, dan Rusia)


Salah satu isu diplomatik utama AS pada awal abad ke-19 adalah mengenai wilayah Oregon, di mana Spanyol, Inggris Raya, Rusia, dan AS awalnya mengeklaim wilayah tersebut.

Spanyol akhirnya melepaskan klaimnya kepada AS pada tahun 1819, dan segera setelah itu, AS menantang upaya Rusia untuk memberikan monopoli perdagangan kepada warganya di sepanjang pantai Pasifik.

Amerika Serikat dan Inggris sama-sama mengeklaim wilayah tersebut berdasarkan eksplorasi dan pos perdagangan, tetapi setelah gagal menyepakati batas wilayah, mereka menunda keputusan dan memperpanjang penundaan tersebut tanpa batas waktu pada tahun 1827. Batas wilayah akhirnya ditetapkan oleh Perjanjian Oregon tahun 1846. Pada akhirnya, Oregon menjadi bagian dari AS.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Perbandingan Harga Tiket...
Perbandingan Harga Tiket Piala Dunia 2022 vs 2026 Bikin Melongo: Final Tembus Rp113 Juta
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved