7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain, Salah Satunya Alaska
Kamis, 22 Januari 2026 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
2. Florida (Akuisisi dari Spanyol)
Setelah Inggris mengembalikan Florida Timur dan Barat kepada Spanyol pada tahun 1783, imigran Amerika pindah ke Florida Barat. Pada tahun 1810, mereka memberontak, dan Presiden James Madison menggunakan pemberontakan tersebut untuk mengeklaim wilayah antara sungai Mississippi dan Perdido, dengan alasan bahwa wilayah tersebut termasuk dalam Pembelian Louisiana tahun 1803 dan memanfaatkan posisi Spanyol yang melemah selama invasi Napoleon.
Ketegangan meningkat ketika Jenderal Andrew Jackson merebut benteng-benteng Spanyol pada tahun 1818 selama kampanye melawan Seminole dan budak yang melarikan diri. Meskipun tindakan Jackson memicu kontroversi, Menteri Luar Negeri John Quincy Adams membela dirinya.
Adams kemudian mendesak Spanyol untuk memulihkan ketertiban di Florida Timur atau menyerahkannya kepada AS. Perjanjian Onís–Adams tahun 1819 yang dihasilkan mentransfer Florida Timur ke AS, mengakhiri klaim Spanyol atas Florida Barat, menetapkan batas barat Pembelian Louisiana, dan membuat AS menanggung klaim senilai USD5 juta terhadap Spanyol sambil mengakui kendali Spanyol atas Texas.
3. Louisiana (Beli dari Prancis)
Pembelian Louisiana adalah kesepakatan tahun 1803 di mana AS membeli sekitar 530 juta hektare dari Prancis seharga USD15 juta (atau sekitar USD430,3 juta dalam nilai uang saat ini).
Napoleon telah merebut kembali wilayah tersebut dari Spanyol, tetapi, menghadapi kekalahan militer di Karibia dan ancaman perang dengan Inggris, tiba-tiba menawarkan untuk menjual seluruh Louisiana kepada utusan AS James Monroe dan Robert Livingston.
Para pemukim di wilayah barat menyambut baik akuisisi tersebut, sementara Presiden Thomas Jefferson—meskipun ragu secara konstitusional—menyetujuinya, membantu menetapkan prinsip kekuasaan federal tersirat.
4. Gadsden (Beli dari Meksiko)
Pada tahun 1854, AS membeli wilayah Gadsen sekitar 29.670 mil persegi dari Meksiko—yang kemudian menjadi bagian dari Arizona dan New Mexico—seharga USD10 juta.
Wilayah itu menyediakan jalur untuk kereta api transkontinental selatan dan bertujuan untuk meredakan perselisihan pasca-Perang Meksiko-Amerika.
5. Texas (Aneksasi dari Meksiko)
Setelah Meksiko merdeka dari Spanyol pada 1821, Texas menjadi bagian dari negara Meksiko. Wilayah itu disebut "Coahuila y Tejas", satu provinsi dalam Meksiko. Pemerintah Meksiko mengizinkan imigran Anglo-Amerika menetap di Texas.
Namun, pada 1836, Texas memisahkan diri dari Meksiko dan memproklamasikan kemerdekaan. Texas berdiri sebagai Republic of Texas selama hampir 10 tahun, dan kemudian mengajukan diri bergabung dengan AS. Meksiko secara resmi tidak pernah mengakui kemerdekaan Texas.
Lihat Juga :