Tampil Beda, Presiden Macron Memakai Kacamata Hitam saat Pidato di Davos
Rabu, 21 Januari 2026 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Presiden Prancis mengatakan telah terjadi “pergeseran menuju dunia tanpa aturan, di mana hukum internasional diinjak-injak dan di mana satu-satunya hukum yang tampaknya penting adalah hukum yang terkuat”.
“Ambisi imperialis muncul kembali,” katanya, merujuk pada rencana Amerika untuk merebut Greenland dari Denmark.
Ia mengatakan perang Rusia selama empat tahun di Ukraina dan konflik di Timur Tengah adalah contoh bagaimana tatanan dunia tradisional telah terkikis.
Krisis yang dihadapi ekonomi global termasuk “konsumsi berlebihan Amerika, konsumsi kurang China”, dan kinerja buruk Eropa.
Macron, yang mengenakan kacamata hitam untuk melindungi pembuluh darah yang pecah di matanya dari silau lampu panggung, mempromosikan Eropa sebagai tempat “di mana supremasi hukum dan prediktabilitas” masih dihargai.
“Ini tempat yang bagus, tempat yang bagus untuk hari ini dan untuk besok,” tambahnya. “Kami akan melakukan yang terbaik untuk memiliki Eropa yang lebih kuat, jauh lebih kuat.”
“Ambisi imperialis muncul kembali,” katanya, merujuk pada rencana Amerika untuk merebut Greenland dari Denmark.
Ia mengatakan perang Rusia selama empat tahun di Ukraina dan konflik di Timur Tengah adalah contoh bagaimana tatanan dunia tradisional telah terkikis.
Krisis yang dihadapi ekonomi global termasuk “konsumsi berlebihan Amerika, konsumsi kurang China”, dan kinerja buruk Eropa.
Macron, yang mengenakan kacamata hitam untuk melindungi pembuluh darah yang pecah di matanya dari silau lampu panggung, mempromosikan Eropa sebagai tempat “di mana supremasi hukum dan prediktabilitas” masih dihargai.
“Ini tempat yang bagus, tempat yang bagus untuk hari ini dan untuk besok,” tambahnya. “Kami akan melakukan yang terbaik untuk memiliki Eropa yang lebih kuat, jauh lebih kuat.”
Lihat Juga :