Usung Diplomasi Megafon, Trump Unggah Pesan Pribadi 3 Pemimpin Eropa

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:40 WIB
loading...
Usung Diplomasi Megafon,...
Usung diplomasi megafon, Donald Trump unggah pesan pribadi tiga pemimpin Eropa. Foto/X/White House
A A A
WASHINGTON - Serangkaian pertukaran teks antara Donald Trump dan para pemimpin Eropa tentang kepemilikan Greenland telah dirilis secara sensasional. Presiden AS telah berjanji untuk memberi tahu para pemimpin Eropa di forum minggu ini di Davos, Swiss, bahwa "kita harus memiliki" Greenland.

Diplomasi secara tradisional dianggap identik dengan kebijaksanaan dan sebagian besar terus dilakukan secara tertutup.

Namun, pengungkapan terbaru ini termasuk dalam kategori yang berbeda.

"Ini adalah bukti bahwa norma diplomatik telah berubah untuk sementara waktu dan bukan hanya Presiden Trump," kata mantan juru bicara NATO, Oana Lungescu, kepada BBC.

"Agak tidak biasa bagi pesan pribadi antara para pemimpin untuk dipublikasikan, tetapi itu adalah bagian dari kecenderungan Presiden Trump untuk melakukan diplomasi di depan umum. Anda bisa mengatakan itu adalah diplomasi megafon pamungkas."

Mark Weller, profesor di Universitas Cambridge yang telah memberi nasihat kepada pemerintah dan organisasi internasional, setuju.

"Pertukaran antara pemerintah di tingkat tinggi biasanya direncanakan dengan cermat. Ini menghindari kesalahpahaman dan kecelakaan ketika menanggapi poin-poin penting tanpa pertimbangan yang matang," kata Weller.

"Ini bukan masalah bagi Presiden Trump, yang berkembang dengan mengacaukan ekspektasi."

Tetapi ia mencatat bahwa tidak biasa "bagi orang Norwegia yang tenang untuk membalas dengan cara yang sama - jelas ada perasaan bahwa seseorang harus melawan api dengan api, di samping frustrasi pribadi tentang hilangnya semua bentuk diplomatik".



Sementara itu, terungkapnya pesan teks Macron bisa "memalukan" bagi presiden, kata mantan diplomat Prancis Francios-Joseph Schichan, karena beberapa bagiannya "mengungkapkan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved