Miliarder Kini Lebih Banyak Uang dan Mengendalikan Kekuasaan Politik
Senin, 19 Januari 2026 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
Tema pertemuan tahun ini adalah Semangat Dialog. Namun, Oxfam berpendapat dalam laporan tahunannya bahwa kaum superkaya semakin mengendalikan sarana komunikasi, termasuk media tradisional dan media baru.
Laporan tersebut mengutip contoh Jeff Bezos, miliarder pemilik Amazon, yang membeli The Washington Post, Musk mengakuisisi Twitter/X, Patrick Soon-Shiong mengambil alih surat kabar Los Angeles Times, dan miliarder sayap kanan Vincent Bollore yang memiliki CNews Prancis.
“Pengaruh yang sangat besar dari kaum superkaya terhadap politisi, ekonomi, dan media kita telah memperdalam ketidaksetaraan dan membawa kita jauh dari jalur yang benar dalam mengatasi kemiskinan,” kata Direktur Eksekutif Oxfam International, Amitabh Behar, dilansir Al Jazeera.
“Pemerintah seharusnya mendengarkan kebutuhan rakyat dalam hal-hal seperti perawatan kesehatan berkualitas, tindakan terhadap perubahan iklim, dan keadilan pajak,” tambah Behar.
Baca Juga: Siapa yang Menguasai Greenland Akan Jadi Pemimpin Dunia? Ini 5 Alasannya
Oxfam juga memperkirakan bahwa miliarder 4.000 kali lebih mungkin memegang jabatan politik daripada warga biasa dan mengutip Survei Nilai Dunia dari 66 negara, yang menemukan bahwa hampir setengah dari semua orang yang disurvei mengatakan bahwa orang kaya sering membeli pemilihan di negara mereka.
Laporan tersebut mengutip contoh Jeff Bezos, miliarder pemilik Amazon, yang membeli The Washington Post, Musk mengakuisisi Twitter/X, Patrick Soon-Shiong mengambil alih surat kabar Los Angeles Times, dan miliarder sayap kanan Vincent Bollore yang memiliki CNews Prancis.
“Pengaruh yang sangat besar dari kaum superkaya terhadap politisi, ekonomi, dan media kita telah memperdalam ketidaksetaraan dan membawa kita jauh dari jalur yang benar dalam mengatasi kemiskinan,” kata Direktur Eksekutif Oxfam International, Amitabh Behar, dilansir Al Jazeera.
“Pemerintah seharusnya mendengarkan kebutuhan rakyat dalam hal-hal seperti perawatan kesehatan berkualitas, tindakan terhadap perubahan iklim, dan keadilan pajak,” tambah Behar.
Baca Juga: Siapa yang Menguasai Greenland Akan Jadi Pemimpin Dunia? Ini 5 Alasannya
Oxfam juga memperkirakan bahwa miliarder 4.000 kali lebih mungkin memegang jabatan politik daripada warga biasa dan mengutip Survei Nilai Dunia dari 66 negara, yang menemukan bahwa hampir setengah dari semua orang yang disurvei mengatakan bahwa orang kaya sering membeli pemilihan di negara mereka.
Lihat Juga :