Miliarder Kini Lebih Banyak Uang dan Mengendalikan Kekuasaan Politik

Senin, 19 Januari 2026 - 16:18 WIB
loading...
A A A
“Kesenjangan yang semakin lebar antara orang kaya dan sisanya pada saat yang sama menciptakan defisit politik yang sangat berbahaya dan tidak berkelanjutan,” kata Behar.

Oxfam juga mencatat bahwa ada 142 protes anti-pemerintah yang signifikan di 68 negara tahun lalu, yang menurut mereka biasanya ditanggapi dengan kekerasan oleh pihak berwenang.

“Pemerintah membuat pilihan yang salah untuk memanjakan elit dan membela kekayaan sambil menekan hak-hak rakyat dan kemarahan atas bagaimana begitu banyak kehidupan mereka menjadi tidak terjangkau dan tidak tertahankan,” kata Behar.

Menurut WEF, peserta pertemuan Davos tahun ini termasuk “hampir 850 CEO dan ketua perusahaan terkemuka dunia” bersama para pemimpin politik, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Kanada Mark Carney, dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng.

Selain advokasi politiknya, Oxfam juga merupakan organisasi bantuan kemanusiaan yang memberikan bantuan kemanusiaan di berbagai negara di seluruh dunia.

Kelompok ini berulang kali menyuarakan kekhawatiran tentang kelaparan paksa di Gaza di bawah perang genosida Israel dan merupakan salah satu dari 37 kelompok bantuan internasional yang dilarang memasuki wilayah Palestina oleh Israel pada akhir tahun lalu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Iran Ancam Serang Fasilitas...
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..
Rekomendasi
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved