Siapa Yoweri Museveni? Mantan Bintang Pop yang Sudah Berkuasa 40 Tahun di Uganda
Selasa, 20 Januari 2026 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Wine telah menuntut agar internet dipulihkan.
Ketua Parlemen Anita Among merayakan kemenangan Yoweri Museveni di komisi pemilihan.
Memimpin misi pengamat Uni Afrika, mantan Presiden Nigeria Goodluck Jonathan mengatakan kepada wartawan bahwa "pemerintah harus menahan diri dari penangguhan akses internet" menjelang pemilihan.
Ia juga mengecam "laporan intimidasi, penangkapan, dan penculikan" dengan mengatakan bahwa hal itu "menanamkan rasa takut dan mengikis kepercayaan publik pada proses pemilu", lapor kantor berita AFP.
Wine sebelumnya mengatakan bahwa ia berada di bawah tahanan rumah. Pada hari Sabtu, ia memposting pernyataan di Facebook yang mengatakan bahwa ia telah menghindari upaya penangkapan.
Hal ini belum dikonfirmasi oleh polisi, tetapi juru bicara Kituuma Rusoke mengatakan bahwa pergerakan politisi tersebut telah dibatasi karena rumahnya merupakan daerah "kepentingan keamanan".
Baca Juga: Mengapa Nama-nama Besar di Dewan Perdamaian Gaza Hanya Melegitimasi Status Kolonial?
"Kami telah mengontrol akses ke daerah-daerah yang merupakan titik rawan keamanan," kata surat kabar Daily Monitor Uganda mengutip pernyataannya.
"Kami tidak dapat membiarkan orang menggunakan beberapa tempat untuk berkumpul dan menyebabkan kekacauan," katanya.
Wine mengatakan bahwa ia mewakili kaum muda di negara di mana sebagian besar penduduknya berusia di bawah 30 tahun.
Ada enam kandidat lain, tetapi tidak ada yang mendapatkan lebih dari 2% suara. Tingkat partisipasi pemilih adalah 52,5%.
Ketua Parlemen Anita Among merayakan kemenangan Yoweri Museveni di komisi pemilihan.
Memimpin misi pengamat Uni Afrika, mantan Presiden Nigeria Goodluck Jonathan mengatakan kepada wartawan bahwa "pemerintah harus menahan diri dari penangguhan akses internet" menjelang pemilihan.
Ia juga mengecam "laporan intimidasi, penangkapan, dan penculikan" dengan mengatakan bahwa hal itu "menanamkan rasa takut dan mengikis kepercayaan publik pada proses pemilu", lapor kantor berita AFP.
2. Pemimpin Oposisi Diculik
Berbicara kepada BBC, asisten Wine, Dan Magic, menuduh bahwa personel keamanan memasuki rumah pemimpin oposisi pada Kamis malam untuk membawanya pergi. Tidak jelas apa yang terjadi selanjutnya, tetapi Magic mengatakan bahwa keberadaan Wine tidak diketahui.Wine sebelumnya mengatakan bahwa ia berada di bawah tahanan rumah. Pada hari Sabtu, ia memposting pernyataan di Facebook yang mengatakan bahwa ia telah menghindari upaya penangkapan.
Hal ini belum dikonfirmasi oleh polisi, tetapi juru bicara Kituuma Rusoke mengatakan bahwa pergerakan politisi tersebut telah dibatasi karena rumahnya merupakan daerah "kepentingan keamanan".
Baca Juga: Mengapa Nama-nama Besar di Dewan Perdamaian Gaza Hanya Melegitimasi Status Kolonial?
"Kami telah mengontrol akses ke daerah-daerah yang merupakan titik rawan keamanan," kata surat kabar Daily Monitor Uganda mengutip pernyataannya.
"Kami tidak dapat membiarkan orang menggunakan beberapa tempat untuk berkumpul dan menyebabkan kekacauan," katanya.
Wine mengatakan bahwa ia mewakili kaum muda di negara di mana sebagian besar penduduknya berusia di bawah 30 tahun.
3. Menjanjikan Stabilitas
Selama kampanye, ia berjanji untuk memberantas korupsi dan menerapkan reformasi besar-besaran, sementara Museveni berpendapat bahwa ia adalah satu-satunya penjamin stabilitas di Uganda, negara dengan sejarah konflik.Ada enam kandidat lain, tetapi tidak ada yang mendapatkan lebih dari 2% suara. Tingkat partisipasi pemilih adalah 52,5%.
Lihat Juga :