Mengapa Nama-nama Besar di Dewan Perdamaian Gaza Hanya Melegitimasi Status Kolonial?

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:05 WIB
loading...
Mengapa Nama-nama Besar...
Nama-nama besar di Dewan Perdamaian Gaza hanya melegitimasi status kolonial. Foto/X/QudsNen
A A A
GAZA - Gedung Putih telah mengumumkan anggota pertama "Dewan Perdamaian" Gaza, dan daftar nama tersebut tidak akan banyak menghilangkan kritik dari beberapa pihak bahwa rencana presiden AS tersebut, pada intinya, menyerupai solusi kolonial yang dipaksakan kepada rakyat Palestina.

Masih ada beberapa hal yang belum diketahui - yaitu siapa lagi yang mungkin ditambahkan, dan struktur pasti dari tata letak yang saat ini agak rumit.

Mengapa Nama-nama Besar di Dewan Perdamaian Gaza Hanya Melegitimasi Status Kolonial?

1. Tidak Ada Tokoh Palestina


Sejauh ini, tidak ada nama Palestina yang termasuk dalam dua dewan senior terpisah yang telah diumumkan secara resmi.

Melansir BBC, salah satunya adalah "Dewan Eksekutif pendiri", dengan fokus tingkat tinggi pada investasi dan diplomasi. Yang lainnya, yang disebut "Dewan Eksekutif Gaza", bertanggung jawab untuk mengawasi semua pekerjaan di lapangan dari kelompok administratif lain, Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (NCAG).

Komite tersebut terdiri dari warga Palestina yang konon teknokratis dan apolitis, dipimpin oleh Dr. Ali Shaath, seorang insinyur sipil yang pernah memegang posisi menteri di Otoritas Palestina.


2. Tony Blair Jadi Biang Masalah

Namun dari tujuh anggota Dewan Eksekutif pendiri, enam di antaranya adalah warga Amerika - termasuk Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan anggota lingkaran dalam Trump lainnya seperti menantunya Jared Kushner, dan Steve Witkoff, yang merupakan Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah, tetapi juga teman presiden dan sesama pengembang real estat.

Ajay Banga, presiden Bank Dunia, agak berbeda karena merupakan warga negara AS kelahiran India. Sementara itu, Sir Tony Blair adalah mantan Perdana Menteri Inggris, dan keterlibatannya kemungkinan akan semakin memicu kekhawatiran tentang bagaimana Dewan Perdamaian akan beroperasi.

Selama beberapa minggu terakhir, kritik terhadap kemungkinan dimasukkannya Sir Tony datang dari tokoh-tokoh seperti politisi terkemuka Mustafa Barghouti, sekretaris jenderal Inisiatif Nasional Palestina, dan laporan surat kabar yang mengutip pejabat anonim dari negara-negara Arab di kawasan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
8 Peristiwa Besar di...
8 Peristiwa Besar di Indonesia Sepanjang Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved