Khamenei Akhirnya Akui Ribuan Orang Tewas dalam Demo Iran, Sebut Trump Penjahat

Minggu, 18 Januari 2026 - 07:35 WIB
loading...
A A A
Seorang ulama senior Iran lainnya, Ahmad Khatami, menuntut eksekusi terhadap para demonstran bersenjata. "Orang-orang munafik bersenjata harus dihukum mati," katanya.

Dia menggambarkan para demonstran tersebut sebagai “pelayan” dan “tentara” Israel-AS, bersumpah bahwa kedua negara tersebut tidak boleh “mengharapkan perdamaian”.

Khatami, anggota Dewan Penjaga dan anggota senior Majelis Pakar, yang menunjuk pemimpin tertinggi, adalah seorang ulama garis keras dan berpengaruh di Iran.

Pidato tersebut sangat kontras dengan pernyataan Trump minggu ini, yang tampaknya menunda serangan militer di Iran, dengan mengatakan kepada wartawan bahwa otoritas Iran telah setuju untuk menghentikan eksekusi para demonstran.

Sementara itu, paada Jumat malam, Trump berterima kasih kepada Iran karena telah menghentikan eksekusi terhadap apa yang disebutnya sebagai 800 demonstran, meskipun tidak jelas dari mana dia mendapatkan angka tersebut.

Protes selama dua setengah minggu dimulai pada 28 Desember ketika para pedagang turun ke jalan di Teheran sebagai tanggapan terhadap penurunan nilai rial secara tiba-tiba. Protes meluas dan tuntutan meningkat hingga mencakup seruan untuk mengakhiri pemerintahan negara, menciptakan kerusuhan paling serius dan mematikan yang pernah terjadi di negara itu sejak Revolusi Islam 1979.

Penindasan brutal terhadap demonstrasi oleh pihak berwenang, yang menurut Human Rights Watch pada hari Jumat termasuk "pembunuhan massal para demonstran", sebagian besar telah membuat orang-orang meninggalkan jalanan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved