Khamenei Akhirnya Akui Ribuan Orang Tewas dalam Demo Iran, Sebut Trump Penjahat

Minggu, 18 Januari 2026 - 07:35 WIB
loading...
Khamenei Akhirnya Akui...
Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei akui ribuan orang tewas dalam demo rusuh di Iran. Dia menyalahkan Presiden AS Donald Trump, menyebutnya sebagai penjahat. Foto/X @khamenei_ir
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk pertama kalinya secara terbuka mengakui bahwa ribuan orang tewas selama protes baru-baru ini.

Dalam pidatonya pada hari Sabtu, Khamenei mengatakan ribuan orang telah tewas, beberapa dengan cara yang tidak manusiawi dan biadab, dan menyalahkan Amerika Serikat atas kematian orang sebanyak itu.

Pengakuan Khamenei muncul setelah Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia Iran (HRANA) yang berbasis di AS menyebut kerusuhan di Iran telah merenggut 3.090 nyawa. Beberapa kelompok aktivis memperkirakan jumlah korban tewas jauh lebih tinggi. Pemadaman internet telah membuat sangat sulit untuk mendapatkan informasi yang jelas dari negara Islam tersebut.

Baca Juga: Trump Batal Serang Iran, tapi Serukan Kekuasaan Khamenei Diakhiri

"Mereka yang terkait dengan Israel dan AS menyebabkan kerusakan besar dan menewaskan beberapa ribu orang," kata Khamenei, yang disiarkan media pemerintah Iran dan dikutip BBC, Minggu (18/1/2026).

"Kami menganggap presiden AS sebagai penjahat atas korban jiwa, kerusakan, dan fitnah yang dia timbulkan terhadap bangsa Iran," lanjut Khamenei.

Khamenei melanjutkan, “Dengan rahmat Tuhan, bangsa Iran harus menghancurkan para penghasut."

Otoritas Iran juga merilis kompilasi rekaman pada hari Sabtu yang diduga menunjukkan individu bersenjata membawa senjata api dan pisau di samping para demonstran biasa—bukti, kata mereka, adanya sabotase asing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Lippo Hibahkan Lahan...
Lippo Hibahkan Lahan untuk 141 Ribu Rumah di Meikarta, Percepat Program 3 Juta Rumah
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
900 Orang Israel Tewas...
900 Orang Israel Tewas dalam Operasi Badai al-Aqsa Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved