Trump Batal Serang Iran, tapi Serukan Kekuasaan Khamenei Diakhiri

Minggu, 18 Januari 2026 - 07:06 WIB
loading...
Trump Batal Serang Iran,...
Presiden AS Donald Trump (kanan) batalkan serangan terhadap Iran, tapi dia menyerukan diakhirinya kekuasaan Ayatollah Ali Khamenei di Iran. Foto/ABC News/Lindsay Dunbar
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia telah meyakinkan diri sendiri untuk tidak mengebom Iran, membantah bahwa keputusan membatalkan serangan terhadap negara Islam itu karena desakan negara-negara Arab dan Israel.

Kendati demikian, dia menyerukan diakhirinya kekuasaan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang telah berlangsung selama 37 tahun.

"Sudah saatnya mencari kepemimpinan baru di Iran," katanya kepada Politico pada hari Sabtu (17/1/2026). "Keputusan terbaik yang pernah dia buat adalah tidak menggantung lebih dari 800 orang dua hari yang lalu," lanjut Trump.

Baca Juga: Trump: Saya Meyakinkan Diri Sendiri untuk Tidak Mengebom Iran

Trump berpendapat bahwa kepemimpinan Iran bergantung pada penindasan dan kekerasan untuk menjalankan negara. Dia menyalahkan Khamenei atas "kehancuran total negara Iran" dan atas penggunaan tingkat kekerasan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Agar negara tetap berfungsi—meskipun fungsinya sangat rendah—kepemimpinan harus fokus pada menjalankan negaranya dengan benar, seperti yang saya lakukan dengan Amerika Serikat, dan bukan membunuh ribuan orang untuk mempertahankan kendali," kata Trump.

Dia menambahkan, "Kepemimpinan adalah tentang rasa hormat, bukan rasa takut dan kematian."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Berita Terkini
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Infografis
6 Fakta Garda Revolusi...
6 Fakta Garda Revolusi Iran, Pasukan Elite Pendukung Ali Khamenei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved