Trump Batal Serang Iran, tapi Serukan Kekuasaan Khamenei Diakhiri

Minggu, 18 Januari 2026 - 07:06 WIB
loading...
A A A

Apa Kata Reza Pahlavi?


Putra Mahkota Iran yang ada di pengasingan, Reza Pahlavi, juga berkepentingan dalam krisis di negara Islam tersebut. Dia telah mendesak warga Iran di seluruh negeri "untuk mengangkat suara Anda dalam kemarahan dan memprotes dengan slogan-slogan nasional kita".

Banyak demonstran meneriakkan nama Pahlavi, yang ayahnya pro-Barat melarikan diri pada tahun 1979 dalam Revolusi Islam.

Pahlavi, yang berusaha menyentuh titik sensitif Trump, menyerukan agar dia tidak seperti pendahulunya dari Partai Demokrat, Barack Obama, yang bernegosiasi dengan rezim Khamenei.

"Saya percaya bahwa Presiden Trump adalah orang yang menepati janji dan pada akhirnya dia akan berdiri di pihak rakyat Iran seperti yang telah dia katakan," kata Pahlavi ketika ditanya apakah Trump telah memberikan harapan palsu.

Pahlavi mengatakan kepada wartawan bahwa dia ingin memimpin transisi menuju demokrasi sekuler, dengan referendum rakyat untuk memilih sistem pemerintahan berikutnya, dan mengatakan, "Saya akan kembali ke Iran."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Perang Makin Sengit!...
Perang Makin Sengit! Iran Tak Segan-Segan Ledakkan Wilayahnya, Tak Rela Dikuasai AS
Rekomendasi
Di Seminar JARI, Para...
Di Seminar JARI, Para Pakar Kritisi Konstitusi untuk Kemajuan Bangsa
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Berita Terkini
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved