Trump Batal Serang Iran, tapi Serukan Kekuasaan Khamenei Diakhiri
Minggu, 18 Januari 2026 - 07:06 WIB
loading...
A
A
A
Menyebut Khamenei sebagai "orang sakit", Trump mengatakan bahwa karena kepemimpinan dari Iran yang membuat negara itu menjadi "tempat terburuk untuk ditinggali di mana pun".
Pernyataan Trump muncul tak lama setelah Khamenei bersumpah untuk "menghancurkan para penghasut" yang terlibat dalam protes kerusuhan di Iran. Dia juga menyalahkan Trump atas jatuhnya korban selama demonstrasi anti-pemerintah.
"Kami tidak bermaksud membawa negara ini ke perang, tetapi kami tidak akan mengampuni penjahat domestik," kata Khamenei kepada para pendukungnya selama pidato yang menandai hari Isra Mikraj. Dia mengatakan bahwa "penjahat internasional" juga tidak akan luput dari hukuman.
Otoritas Iran menyebut protes tersebut sebagai operasi "teroris" dan "perusuh", serta mengeklaim bahwa itu adalah konspirasi Amerika untuk mendominasi Iran secara militer, politik, dan ekonomi.
Trump sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika Iran membunuh para demonstran, AS akan campur tangan secara militer. Dia juga mendorong para demonstran untuk mengambil alih lembaga-lembaga negara dengan mengatakan: "Bantuan sedang dalam perjalanan."
Namun, intervensi militer AS itu tidak terjadi.
Apa Kata Ayatollah Khamenei?
Pernyataan Trump muncul tak lama setelah Khamenei bersumpah untuk "menghancurkan para penghasut" yang terlibat dalam protes kerusuhan di Iran. Dia juga menyalahkan Trump atas jatuhnya korban selama demonstrasi anti-pemerintah.
"Kami tidak bermaksud membawa negara ini ke perang, tetapi kami tidak akan mengampuni penjahat domestik," kata Khamenei kepada para pendukungnya selama pidato yang menandai hari Isra Mikraj. Dia mengatakan bahwa "penjahat internasional" juga tidak akan luput dari hukuman.
Otoritas Iran menyebut protes tersebut sebagai operasi "teroris" dan "perusuh", serta mengeklaim bahwa itu adalah konspirasi Amerika untuk mendominasi Iran secara militer, politik, dan ekonomi.
Trump sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika Iran membunuh para demonstran, AS akan campur tangan secara militer. Dia juga mendorong para demonstran untuk mengambil alih lembaga-lembaga negara dengan mengatakan: "Bantuan sedang dalam perjalanan."
Namun, intervensi militer AS itu tidak terjadi.
Lihat Juga :