5 Fakta Kapal induk AS USS Abraham Lincoln yang Kini Bergerak ke Timur Tengah
Minggu, 18 Januari 2026 - 04:40 WIB
loading...
A
A
A
Media tersebut menambahkan bahwa saat ini, Washington sudah memiliki tiga kapal perusak dan tiga Kapal Tempur Pesisir (Littoral Combat Ship) di wilayah tersebut.
Washington juga kemungkinan akan memperkuat kehadiran militernya di sekitar Iran dengan kemampuan serangan udara dan darat, serta sistem pertahanan rudal dalam beberapa hari dan minggu mendatang, menurut sumber anonim yang dikutip oleh media tersebut. Para pejabat anonim menggambarkan hal ini sebagai "mempersiapkan kekuatan," yang akan memungkinkan aksi militer "ofensif" jika Trump memilihnya.
Kapal tersebut kemudian diperbaiki di Galangan Kapal Newport News dan kembali bertugas aktif pada Mei 2017. Kapal ini merupakan anggota Armada Pasifik Amerika Serikat dan merupakan kapal kelas Nimitz kelima yang dibangun.
Biaya pembangunan kapal ini mencapai lebih dari 4,7 miliar dolar (dalam nilai uang tahun 2010) sebelum semuanya selesai.
Baca Juga: Pemimpin Demo Wanita Iran Ini Mengaku Menghubungi PM Netanyahu untuk Picu Kerusuhan
Washington juga kemungkinan akan memperkuat kehadiran militernya di sekitar Iran dengan kemampuan serangan udara dan darat, serta sistem pertahanan rudal dalam beberapa hari dan minggu mendatang, menurut sumber anonim yang dikutip oleh media tersebut. Para pejabat anonim menggambarkan hal ini sebagai "mempersiapkan kekuatan," yang akan memungkinkan aksi militer "ofensif" jika Trump memilihnya.
5 Fakta Kapal induk AS USS Abraham Lincoln yang Kini Bergerak ke Timur Tengah
1. Kapal Induk Kelas Nimitz
Kapal Induk Angkatan Laut AS USS Abraham Lincoln adalah kapal induk kelas Nimitz buatan Newport News Shipping. Ini adalah kapal Angkatan Laut kedua yang menyandang nama mantan presiden tersebut dan pembangunannya dimulai pada tahun 1982 dan kemudian diresmikan pada tahun 1989.Kapal tersebut kemudian diperbaiki di Galangan Kapal Newport News dan kembali bertugas aktif pada Mei 2017. Kapal ini merupakan anggota Armada Pasifik Amerika Serikat dan merupakan kapal kelas Nimitz kelima yang dibangun.
Biaya pembangunan kapal ini mencapai lebih dari 4,7 miliar dolar (dalam nilai uang tahun 2010) sebelum semuanya selesai.
Baca Juga: Pemimpin Demo Wanita Iran Ini Mengaku Menghubungi PM Netanyahu untuk Picu Kerusuhan
2. Pernah Jalani Misi Kemanusiaan
Pada awal tahun 1990-an, saat menuju Samudra Hindia, kapal induk ini dialihkan ke Filipina setelah letusan Gunung Pinatubo di pulau Luzon.Lihat Juga :