Senjata AS untuk Serang Iran Jilid 2: Jet Tempur Siluman F-35 hingga Rudal Tomahawk

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:13 WIB
loading...
A A A
Para analis mengatakan, drone juga dapat digunakan.

“Tidak mungkin melihat pesawat berawak menjatuhkan amunisi jarak pendek atau bom jatuh bebas karena (itu) kemungkinan akan dinilai terlalu berisiko,” kata Layton.

Meskipun AS biasanya memiliki kapal induk di Timur Tengah, pada hari Senin kapal induk terdekat, USS Abraham Lincoln, berada ribuan mil jauhnya di Laut China Selatan.

Kapal induk berlayar dengan sekelompok kapal perang yang juga dapat mengirimkan rudal dan dukungan lain untuk operasi. Pada musim gugur, pemerintahan Trump memindahkan gugus tempur kapal induk beserta sejumlah kapal, pesawat, dan ribuan pasukan ke Karibia sebagai bagian dari kampanye tekanan terhadap kepemimpinan Venezuela. Meskipun beberapa aset tersebut telah mulai ditarik kembali dari wilayah tersebut, hal itu telah mengurangi pilihan yang tersedia bagi perencana militer untuk tindakan segera terhadap Iran.

Itu berarti setiap serangan udara yang akan segera terjadi akan datang dari berbagai pangkalan udara di wilayah Teluk Persia, atau dari tempat yang lebih jauh.

Selama serangan B-2 musim panas lalu, pesawat pengebom siluman tersebut terbang tanpa henti dari pangkalan mereka di Missouri ke Iran dengan pengisian bahan bakar di udara di sepanjang jalan. Semua jet tempur Angkatan Udara AS yang disebutkan di atas dapat diisi bahan bakar di udara.

Para analis mengatakan bahwa mengamati pergerakan pesawat tanker bisa menjadi salah satu tanda bahwa tindakan AS akan segera terjadi, serta jika pesawat tempur seperti pengebom B-1 atau F-15 Strike Eagle dipindahkan lebih dekat ke Iran.

Teater Militer


Apa pun metode yang mungkin dipilih pemerintahan Trump untuk menyerang Iran kali ini, Layton mengatakan bahwa hal itu akan "dramatis".

“Pemerintahan ini tertarik pada teater. Ini berarti peristiwa dramatis, menarik perhatian media, dan menggemparkan,” katanya.

Dia mengatakan bahwa serangan itu akan cepat, seperti serangan satu kali tahun lalu terhadap fasilitas nuklir.

“Pemerintahan ini menyukai serangan singkat yang melibatkan risiko terendah bagi pasukan AS yang terlibat," ujarnya.

Layton mengatakan salah satu cara untuk melakukan itu mungkin dengan menyerang fasilitas minyak di Teluk Persia. “Target yang paling mudah dan aman,” katanya.

“Itu akan merusak ekonomi Iran dalam jangka menengah hingga panjang. Beberapa drama dalam kepulan asap besar dan mudah diliput oleh media eksternal,” ujar Layton.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved