Senjata AS untuk Serang Iran Jilid 2: Jet Tempur Siluman F-35 hingga Rudal Tomahawk

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:13 WIB
loading...
Senjata AS untuk Serang...
Berbagai senjata berpotensi digunakan AS untuk serangan jilid 2 terhadap Iran, mulai dari jet tempur siluman F-35 hingga rudal Tomahawk. Foto/Wikimedia Commons
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggembar-gemborkan pengeboman tiga situs nuklir Iran pada Juni tahun lalu sebagai salah satu keberhasilan militer terbesarnya. Sekarang, AS dilaporkan bersiap untuk melakukan "serangan jilid 2" terhadap negara Islam tersebut.

Pada serangan tahun lalu, pesawat pengebom B-2 Angkatan Udara AS menjatuhkan 14 bom terbesar di dunia, menghantam dua instalasi nuklir Iran tanpa korban jiwa atau kehilangan pesawat AS, termasuk puluhan jet tempur, pesawat tanker, dan pesawat pendukung yang membantu melaksanakan misi tersebut.

Baca Juga: Iran Tutup Wilayah Udaranya, Serangan AS Dilaporkan Segera Terjadi

Kini Trump mengancam akan menyerang Iran lagi, kali ini dalihnya adalah sebagai bentuk solidaritas dengan ratusan ribu warga Iran yang turun ke jalan untuk menentang rezim garis keras di Teheran.

Namun, menurut para analis, serangan baru AS terhadap Republik Islam Iran kemungkinan besar tidak akan meniru serangan satu kali yang menghantam tiga situs nuklir musim panas lalu.

Serangan untuk mendukung para demonstran perlu difokuskan pada berbagai pusat komando dan target lain yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), pasukan Basij yang berafiliasi dengan IRGC, dan kepolisian Iran, yang merupakan organisasi utama yang melakukan penindakan keras terhadap demonstran.

Lihat Video: Menlu Iran Tuduh AS dan Israel Terlibat Kerusuhan

Namun, pusat-pusat komando Iran tersebut terletak di daerah-daerah padat penduduk, yang berarti ada risiko besar bahwa serangan AS akan membunuh warga sipil yang justru ingin didukung Trump, kata para analis.

Ini artinya, membunuh warga sipil bisa menjadi bumerang.

“Apa pun yang dilakukan (AS), harus sangat tepat tanpa korban jiwa di luar IRGC,” kata analis yang berbasis di Hawaii, Carl Schuster, mantan kapten Angkatan Laut AS.

"Serangan apa pun yang melukai warga sipil bahkan jika tidak disengaja berisiko mengasingkan para pembangkang yang hanya bersatu dalam kebencian mereka terhadap rezim. Kerugian membuat kita menjadi kekuatan asing yang mencoba menekan, mendominasi Iran, bukan pengaruh yang membebaskan,” kata Schuster, yang dikutip CNN, Kamis (15/1/2026).

Apa yang Bisa Jadi Target AS?


Peter Layton, seorang peneliti di Griffith Asia Institute di Australia, menggemakan peringatan mengenai kemungkinan korban sipil, tetapi mengatakan ada beragam target yang tersedia bagi Washington.

Pertama, kata Layton, kepemimpinan tertinggi Iran mungkin rentan, kemungkinan besar secara tidak langsung karena Iran telah belajar dari serangan Israel yang menargetkan dan membunuh anggota senior militer Iran dan ilmuwan nuklir tahun lalu.

Schuster setuju dengan argumen Layton.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
62 Juta Barel Minyak...
62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Komentator Resmi Piala...
Komentator Resmi Piala Dunia 2026 Diinvestigasi usai Laga Timnas Iran vs Selandia Baru
Berita Terkini
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved