Pasukan Thailand Kuasai Wilayah Kamboja, Gencatan Senjata Tak Berlaku

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Dengan serangan jet tempur, baku tembak roket, dan rentetan artileri, kedua negara tetangga tersebut bertempur selama 20 hari pada bulan Desember, menyusul serangkaian bentrokan pada bulan Juli yang berakhir setelah seruan dari Presiden AS Donald Trump.

Pertempuran Desember menewaskan 101 orang dan menyebabkan lebih dari setengah juta orang mengungsi di kedua belah pihak, dalam peningkatan terbaru dari perselisihan berusia seabad antara kedua negara yang kadang-kadang meledak menjadi konflik.

Dalam beberapa minggu terakhir, Kamboja telah meminta Thailand untuk mengadakan pertemuan Komisi Perbatasan Bersama, upaya dua arah untuk menetapkan batas wilayah, tetapi Bangkok belum mengkonfirmasi partisipasinya, menurut Prak Sokhonn.

"Masalah desa yang diduduki akan menjadi prioritas bagi kami karena kami perlu menyelesaikan masalah tersebut agar warga kami dapat kembali ke rumah," katanya.

Kementerian Luar Negeri Thailand mengatakan sedang menyelesaikan prosedur internal untuk pembicaraan tersebut, yang akan berlangsung setelah pemerintahan baru berkuasa menyusul pemilihan umum 8 Februari.

"Pihak Thailand menegaskan kembali komitmen penuhnya untuk menyelesaikan perbedaan melalui mekanisme bilateral dan bermaksud untuk melanjutkan kegiatan JBC sesegera mungkin," tambahnya.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Sejarah Perang Al-Abwa:...
Sejarah Perang Al-Abwa: Perang Pertama dalam Islam yang Terjadi pada Bulan Safar
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Trump Tuduh China Intervensi...
Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden
Rekomendasi
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
FIFA Hadiahkan Cincin...
FIFA Hadiahkan Cincin Juara di Final Piala Dunia 2026
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
Berita Terkini
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Infografis
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan Houthi Sepakat Melakukan Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved