Pasukan Thailand Kuasai Wilayah Kamboja, Gencatan Senjata Tak Berlaku

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Selain kesepakatan untuk tidak menambah pasukan di kedua sisi perbatasan, gencatan senjata 27 Desember juga menyepakati pemulangan warga sipil yang mengungsi.

"Dua gelombang pertempuran telah menyebabkan banyak kerusakan, baik pada kehidupan sipil maupun infrastruktur," tambah Prak Sokhonn, menghancurkan jembatan, sekolah, pagoda, jalan, dan bangunan.

Meskipun Trump berperan penting dalam menghentikan bentrokan Juli dan kemudian mengawasi penandatanganan kesepakatan gencatan senjata yang lebih luas pada bulan Oktober, seruannya terbukti tidak berhasil mengakhiri pertempuran kedua secara langsung.

Selain upaya Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Prak Sokhonn juga menguraikan keterlibatan Tiongkok dalam gencatan senjata terbaru, seperti kunjungan penting oleh utusan khusus ke Bangkok dan Phnom Penh pada akhir Desember.

"Dia bertemu dengan perdana menteri kami, menteri pertahanan kami, dan saya sendiri," katanya, juga menguraikan pertemuan serupa di pihak Thailand.

"Jadi itu adalah kontribusi yang sangat, katakanlah, aktif dari China."

Dua hari setelah gencatan senjata terbaru, para diplomat tinggi China, Thailand, dan Kamboja bertemu di provinsi Yunnan, China barat daya, di mana pihak-pihak yang bertikai sepakat untuk membangun kembali kepercayaan bersama.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Pemain Inggris Tolak...
Pemain Inggris Tolak Jabat Tangan Thomas Partey di Piala Dunia 2026
Bacaan Niat Puasa Asyura...
Bacaan Niat Puasa Asyura dan Keistimewaannya, Puasa Sehari Penghapus Dosa Setahun
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved