Korban Tewas Demo Iran 648 Orang, Trump Kenakan Hukuman Tarif 25%

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:25 WIB
loading...
A A A
Iran Human Rights (IHR), kelompok HAM yang berbasis di Norwegia, mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi 648 orang tewas selama protes, termasuk sembilan anak di bawah umur, dan ribuan lainnya terluka dalam tindakan keras rezim Iran terhadap demonstran anti-pemerintah. IHR bahkan memperingatkan bahwa jumlah korban tewas kemungkinan jauh lebih tinggi.

Menurut IHR, sekitar 10.000 orang telah ditangkap. “Masyarakat internasional memiliki kewajiban untuk melindungi para demonstran sipil dari pembunuhan massal oleh Republik Islam,” kata direktur IHR Mahmood Amiry-Moghaddam.

Ketika AS mengancam akan melakukan tindakan militer terhadap Iran dengan dalih membela demonstran anti-rezim, gelombang demo pro-pemerintah mulai bermunculan.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang berkuasa sejak 1989 dan sekarang berusia 86 tahun, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa demonstrasi pro-pemerintah adalah peringatan kepada AS.

"Demonstrasi besar-besaran ini, penuh tekad, telah menggagalkan rencana musuh asing yang seharusnya dilakukan oleh tentara bayaran domestik," katanya.

"Perang Empat Front"


Di ibu kota Teheran, televisi pemerintah menunjukkan orang-orang mengibarkan bendera nasional dan doa-doa dibacakan untuk para korban dari apa yang disebut pemerintah sebagai "kerusuhan".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved