AS Makin Semena-mena, BRICS Gelar Latihan Perang

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:04 WIB
loading...
A A A
“Ini adalah demonstrasi tekad kolektif kita untuk bekerja sama,” kata Thamaha. “Dalam lingkungan maritim yang semakin kompleks, kerja sama seperti ini bukanlah pilihan. Ini sangat penting.”

Departemen Pertahanan Afrika Selatan menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa latihan tahun ini “mencerminkan komitmen kolektif semua angkatan laut yang berpartisipasi untuk melindungi jalur perdagangan maritim, meningkatkan prosedur operasional bersama, dan memperdalam kerja sama dalam mendukung inisiatif keamanan maritim yang damai”.

Latihan yang sedang berlangsung ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik. Latihan dimulai hanya tiga hari setelah Amerika Serikat menyita kapal tanker minyak Rusia yang terkait dengan Venezuela di Atlantik Utara, dengan alasan telah melanggar sanksi Barat.

Penyitaan tersebut menyusul operasi militer AS yang menculik Presiden Nicolas Maduro dari ibu kota, Caracas, bersama istrinya, Cilia Flores, dan janji dari Presiden AS Donald Trump untuk “menguasai” Venezuela dan mengeksploitasi cadangan minyaknya yang besar.

Pemerintahan Trump juga mengancam akan melakukan tindakan militer terhadap negara-negara seperti Kuba, Kolombia, dan Iran, serta wilayah semi-otonom Denmark, Greenland.


3. Bersatu Melawan Trump

Trump menuduh beberapa anggota BRICS mengejar kebijakan “anti-Amerika”.

Meskipun hubungan Washington dengan China dan Rusia terus memburuk, Trump telah menyerang Iran dan memberlakukan tarif yang memberatkan India, yang dituduh mendanai perang Rusia melawan Ukraina dengan membeli minyak Rusia.

Setelah menjabat pada Januari 2025, Trump mengancam semua anggota BRICS dengan tarif tambahan 10 persen.

“Ketika saya mendengar tentang kelompok BRICS ini, pada dasarnya enam negara, saya menyerang mereka dengan sangat, sangat keras. Dan jika mereka benar-benar bersatu secara berarti, itu akan berakhir dengan sangat cepat,” kata Trump pada bulan Juli sebelum KTT tahunan negara-negara berkembang. “Kita tidak boleh membiarkan siapa pun bermain-main dengan kita.”

Dalam pernyataan bersama mereka pada bulan Juli, para pemimpin BRICS mengambil nada menantang dan menyerukan keprihatinan global atas "meningkatnya langkah-langkah tarif dan non-tarif unilateral" tanpa menyebut nama AS dan mengutuk serangan militer terhadap Iran.

4. India dan Brasil Tak Bergabung

Dua anggota pendiri aliansi BRICS, India dan Brasil, tidak berpartisipasi dalam latihan angkatan laut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Berita Terkini
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved