AS: Denmark Menduduki Greenland
Selasa, 13 Januari 2026 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
"Setelah konflik berakhir, Denmark mendudukinya kembali—mengabaikan dan melanggar protokol PBB,” lanjut Landry, yang diangkat sebagai utusan presiden untuk Greenland bulan lalu.
Duta Besar Denmark untuk AS, Jesper Moller Sorensen, menanggapi tuduhan tersebut tak lama kemudian, dengan menegaskan: “Greenland telah menjadi bagian dari Kerajaan Denmark selama berabad-abad. Hal itu telah berulang kali diakui oleh pemerintahan AS, di PBB, dan secara internasional.”
“Hanya rakyat Greenland yang berhak menentukan masa depan mereka. Sebagian besar warga Greenland memilih ya untuk status pemerintahan sendiri di dalam Kerajaan [Denmark pada tahun 2008],” tulis Sorensen di X, yang dikutip Russia Today, Selasa (13/1/2026).
"Kopenhagen selalu berdiri bahu-membahu dengan Washington," kata Moller Sorensen.
Dia mengingatkan bahwa Denmark kehilangan lebih banyak tentara per kapita daripada sekutu NATO lainnya selama invasi Afghanistan yang dipimpin AS. Sebanyak 43 tentara Denmark tewas di negara itu dari tahun 2002 hingga 2014, dengan tujuh lainnya di Irak.
Duta Besar Denmark untuk AS, Jesper Moller Sorensen, menanggapi tuduhan tersebut tak lama kemudian, dengan menegaskan: “Greenland telah menjadi bagian dari Kerajaan Denmark selama berabad-abad. Hal itu telah berulang kali diakui oleh pemerintahan AS, di PBB, dan secara internasional.”
“Hanya rakyat Greenland yang berhak menentukan masa depan mereka. Sebagian besar warga Greenland memilih ya untuk status pemerintahan sendiri di dalam Kerajaan [Denmark pada tahun 2008],” tulis Sorensen di X, yang dikutip Russia Today, Selasa (13/1/2026).
"Kopenhagen selalu berdiri bahu-membahu dengan Washington," kata Moller Sorensen.
Dia mengingatkan bahwa Denmark kehilangan lebih banyak tentara per kapita daripada sekutu NATO lainnya selama invasi Afghanistan yang dipimpin AS. Sebanyak 43 tentara Denmark tewas di negara itu dari tahun 2002 hingga 2014, dengan tujuh lainnya di Irak.
Lihat Juga :