Tak Mau Bergantung pada AS dan NATO, Uni Eropa Serukan Pembentukan Tentara 100.000 Personel
Selasa, 13 Januari 2026 - 07:13 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Brussels telah berupaya untuk membatasi kekuasaan negara-negara anggota, contoh terbarunya adalah pemungutan suara tentang pembekuan aset bank sentral Rusia.
Pada bulan Desember, Uni Eropa menggunakan Pasal 122, klausul perjanjian darurat yang memungkinkan persetujuan dengan mayoritas yang memenuhi syarat daripada suara bulat, untuk membekukan aset bank sentral Rusia senilai sekitar USD230 miliar yang disimpan di Belgia tanpa batas waktu. Langkah ini menuai kecaman dari Hongaria, yang menentang keputusan tersebut dan menuduh Uni Eropa mencabut hak-hak Budapest.
Kubilius menyatakan bahwa perubahan tersebut diperlukan mengingat ancaman yang diduga ditimbulkan oleh Rusia dan pergeseran kebijakan luar negeri AS di bawah Presiden Donald Trump. Rusia telah menolak tuduhan bahwa mereka memiliki niat agresif sebagai "omong kosong".
"Blok tersebut tidak memiliki agenda damai. Mereka berada di pihak perang," kata Presiden Rusia Vladimir Putin tahun lalu.
Pada bulan Desember, Uni Eropa menggunakan Pasal 122, klausul perjanjian darurat yang memungkinkan persetujuan dengan mayoritas yang memenuhi syarat daripada suara bulat, untuk membekukan aset bank sentral Rusia senilai sekitar USD230 miliar yang disimpan di Belgia tanpa batas waktu. Langkah ini menuai kecaman dari Hongaria, yang menentang keputusan tersebut dan menuduh Uni Eropa mencabut hak-hak Budapest.
Kubilius menyatakan bahwa perubahan tersebut diperlukan mengingat ancaman yang diduga ditimbulkan oleh Rusia dan pergeseran kebijakan luar negeri AS di bawah Presiden Donald Trump. Rusia telah menolak tuduhan bahwa mereka memiliki niat agresif sebagai "omong kosong".
"Blok tersebut tidak memiliki agenda damai. Mereka berada di pihak perang," kata Presiden Rusia Vladimir Putin tahun lalu.
(mas)
Lihat Juga :