Mungkinkah Kuba Menyerah karena Ancaman Trump?

Senin, 12 Januari 2026 - 19:08 WIB
loading...
Mungkinkah Kuba Menyerah...
Presiden AS Donald Trump terus mengancam Kuba. Foto/X/@AdmiralHairdo
A A A
HAVANA - Presiden AS Donald Trump mengatakan Kuba tidak akan lagi menerima minyak dan uang dari Venezuela, memperingatkan pulau itu untuk mencapai kesepakatan dengan Washington “sebelum terlambat.”

Mungkinkah Kuba Menyerah karena Ancaman Trump?

1. Kuba Tak Lagi Dipasok Minyak Venezuela

Kuba, sekutu dekat Venezuela dan penerima manfaat utama dari minyak bersubsidi Venezuela, telah mengalami penurunan pasokan dari negara OPEC tersebut sejak awal Januari.

Data pengiriman menunjukkan tidak ada kargo minyak mentah yang meninggalkan pelabuhan Venezuela menuju pulau itu sejak Presiden Nicolas Maduro diculik oleh pasukan Amerika, karena blokade minyak ketat yang dipimpin AS menghentikan pengiriman.

“TIDAK AKAN ADA LAGI MINYAK ATAU UANG YANG AKAN DIKIRIM KE KUBA – NOL!” tulis Trump di platform Truth Social miliknya pada hari Minggu, menambahkan bahwa “Kuba hidup, selama bertahun-tahun, dengan sejumlah besar MINYAK dan UANG dari Venezuela.”

“Saya sangat menyarankan mereka membuat kesepakatan, SEBELUM TERLAMBAT,” tambahnya.

Puluhan personel keamanan Venezuela dan Kuba tewas dalam serangan AS awal bulan ini, setelah itu Trump mengatakan Kuba “siap jatuh,” dengan alasan krisis ekonomi yang mendalam di pulau itu dan memperingatkan bahwa Havana akan kesulitan bertahan tanpa subsidi minyak Venezuela.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Prabowo Terima Pulpen...
Prabowo Terima Pulpen Emas dari Lukashenko saat Bertemu di Istana Merdeka
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Berita Terkini
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved