Komandan Rusia Ungkap Sistem Rudal S-300 Tembak Jatuh Jet Tempur F-16 Buatan AS di Ukraina

Senin, 12 Januari 2026 - 08:21 WIB
loading...
Komandan Rusia Ungkap...
Komandan Rusia ungkap sistem rudal S-300 telah menembak jatuh jet tempur F-16 buatan AS yang dioperasikan militer Ukraina. Foto/MSgt John Raven/DVIDS via CSIS
A A A
MOSKOW - Seorang komandan militer Rusia mengungkap bahwa sistem pertahanan rudal S-300 yang dioperasikan unitnya telah menembak jatuh jet tempur F-16 buatan Amerika Serikat (AS) yang dioperasikan oleh militer Ukraina.

Dalam sebuah wawancara yang disiarkan di Russia-1 pada hari Minggu, komandan tersebut, yang diidentifikasi dengan kode panggilan "Sever", mengatakan kepada jurnalis Vladimir Solovyov bahwa pesawat buatan Amerika itu adalah "target paling menarik" yang pernah dihadapi unitnya.

Baca Juga: Menhan Inggris Sesumbar Ingin Menculik Presiden Rusia Vladimir Putin

Dia mengatakan baterai sistem rudal S-300 tersebut menembakkan dua rudal ke F-16. Rudal pertama merusak pesawat, dan yang kedua memberikan pukulan terakhir.

“Kami membutuhkan banyak waktu untuk mempersiapkan operasi ini. Kami melacak dan mengantisipasinya. Musuh membual bahwa pesawat-pesawat ini tidak dapat dihancurkan. Ternyata, mereka jatuh dari langit seperti pesawat lainnya,” kata Sever, sebagaimana dikutip dari Russia Today, Senin (12/1/2026).

Dia tidak menyebutkan kapan serangan itu terhadap jet tempur F-16 itu terjadi.

Sekadar diketahui, Ukraina mulai menerima pasokan F-16 dari negara-negara NATO pada Agustus 2024. Sejak itu, Kyiv telah mengonfirmasi kehilangan empat pesawat dalam pertempuran.

Menurut laporan Business Insider, Kyiv secara resmi telah menerima 44 dari 87 unit jet tempur yang dijanjikan oleh para pendukungnya dari Eropa.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Acuhkan Trump, Iran...
Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding
Rekomendasi
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Berita Terkini
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Infografis
5 Negara yang Menggunakan...
5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved