Sebanyak 19 Jenderal Rusia Tewas sejak Perang Melawan Ukraina Dimulai

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:57 WIB
loading...
Sebanyak 19 Jenderal...
Sebanyak 19 jenderal Rusia dilaporkan tewas sejak perang melawan Ukraina dimulai 24 Februari 2022 lalu. Foto/Telegram/majdankrd via The Moscow Times
A A A
KYIV - Rusia telah kehilangan setidaknya 19 jenderal yang tewas sejak dimulainya invasi skala penuh ke Ukraina hampir empat tahun lalu. Demikian laporan investigasi The Insider, yang mengutip data sumber terbuka dan laporan dari sumber Moskow dan Kyiv.

Menurut laporan itu, yang dikutip The Moscow Times, Minggu (11/1/2026), tidak semua kematian dikonfirmasi secara resmi oleh otoritas Rusia.

Mereka yang tewas pada tahun 2022 termasuk Jenderal Andrei Sukhovetsky, Oleg Mityaev, Vladimir Frolov, Andrei Simonov, Kanamat Botashev, dan Roman Kutuzov.

Baca Juga: Menhan Inggris Sesumbar Akan Menculik Presiden Rusia Vladimir Putin

Jenderal Sergei Goryachev, Oleg Tsokov, dan Vladimir Zavadsky juga tewas pada tahun-tahun berikutnya, menurut investigasi tersebut.

Kehilangan yang lebih baru termasuk Igor Kirillov, kepala pasukan pertahanan radiasi, kimia, dan biologi Rusia; Yaroslav Moskalik, wakil kepala direktorat operasional utama Staf Umum; Mikhail Gudkov, wakil panglima tertinggi Angkatan Laut; dan Fanil Sarvarov, kepala departemen pelatihan operasional Staf Umum.

Menurut laporan The Insider, para perwira senior tewas baik di dekat garis depan maupun jauh dari zona pertempuran, termasuk dalam serangan terhadap pos komando, insiden penerbangan, ledakan, dan dugaan operasi sabotase. Beberapa jenderal dilaporkan tewas akibat tembakan sniper atau pun artileri selama tahap awal perang.

Lebih lanjut, laporan itu menyatakan bahwa beberapa dari mereka yang tewas telah pensiun pada saat kematian mereka atau bertugas di formasi sukarelawan termasuk perusahaan tentara bayaran dan unit Storm Z Kementerian Pertahanan yang terdiri dari rekrutan narapidana.

Pada awal Desember, seorang pejabat senior NATO mengatakan kepada BBC Russian bahwa jumlah total tentara Rusia yang tewas atau terluka bisa mendekati 1,15 juta.

Secara terpisah, BBC Russian dan media di pengasingan; Mediazona, sebelumnya mengatakan bahwa jumlah kematian militer Rusia yang dikonfirmasi berdasarkan data sumber terbuka telah mencapai 152.142 sejak invasi dimulai.

Jumlah kematian yang dikonfirmasi tertinggi tercatat di republik Bashkortostan dan Tatarstan serta wilayah Sverdlovsk, menurut laporan mereka.

Sekitar 67% dari kematian yang dikonfirmasi berasal dari daerah pedesaan dan kota-kota dengan penduduk kurang dari 100.000 jiwa.

The Economist memperkirakan bahwa Rusia mungkin telah kehilangan sekitar 1% dari populasi laki-laki pra-perangnya yang tewas di Ukraina pada akhir musim gugur 2025.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat...
Gempa Dahsyat M7,8 Angkat Dasar Laut Filipina 2 Meter, Ikan-Ikan Mati
Rekomendasi
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
Piala Dunia 2026: FIFA...
Piala Dunia 2026: FIFA Diam-Diam Ubah Ritual VAR
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved