NATO Tak Bisa Diandalkan, 5 Dampak Turki Ingin Bergabung dengan Pakta Saudi dan Pakistan

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:40 WIB
loading...
NATO Tak Bisa Diandalkan,...
Turki tertarik bergabung dengan pakta pertahanan Arab Saudi dan Pakistan. Foto/X/@IKON1436
A A A
ISTANBUL - Turki dilaporkan berupaya untuk bergabung dalam perjanjian pertahanan bersama antara Pakistan dan Arab Saudi, yang berpotensi membuka jalan bagi aliansi keamanan baru yang dapat menggeser keseimbangan kekuatan di Timur Tengah dan sekitarnya.

Bloomberg melaporkan pada hari Jumat bahwa mengutip orang-orang yang mengetahui masalah ini, yang berbicara secara anonim. Bloomberg melaporkan bahwa pembicaraan berada pada tahap lanjut dan “kesepakatan sangat mungkin terjadi”.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman telah menandatangani “Perjanjian Pertahanan Bersama Strategis” di Riyadh September lalu, berjanji bahwa setiap serangan terhadap salah satu negara akan dianggap sebagai tindakan agresi terhadap keduanya.

NATO Tak Bisa Diandalkan, 5 Dampak Turki Ingin Bergabung dengan Pakta Saudi dan Pakistan

1. Memperjuangkan Kepentingan Turki

“Aliansi yang diperluas ini akan masuk akal karena kepentingan Turki semakin tumpang tindih dengan kepentingan Arab Saudi dan Pakistan di Asia Selatan, Timur Tengah, dan bahkan Afrika,” kata laporan Bloomberg.

“Turki juga melihat pakta ini sebagai cara untuk memperkuat keamanan dan pencegahan ketika ada pertanyaan tentang keandalan AS, yang memiliki hubungan militer yang kuat dengan ketiga negara tersebut, dan komitmen Presiden Donald Trump terhadap NATO,” tambahnya.

Baca Juga: AS Ancam Iran Agar Tidak Kerahkan Pejuang Hizbullah untuk Bantai Demonstran

2. Turki Menawarkan Industri Militernya

Laporan tersebut mencatat kekuatan finansial Riyadh dan kemampuan nuklir Islamabad, rudal balistik, dan tenaga kerja, dengan Turki menawarkan pengalaman militer dan industri pertahanan yang maju, menurut Nihat Ali Ozcan, seorang ahli strategi di lembaga think tank TEPAV yang berbasis di Ankara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
100 Jet Tempur KAAN...
100 Jet Tempur KAAN Buatan Turki Ingin Diborong oleh Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved