AS Akan Beli Greenland, Setiap Warganya Diimingi Rp1,6 Miliar

Jum'at, 09 Januari 2026 - 08:01 WIB
loading...
A A A
Banyak detail mengenai potensi pembayaran masih belum jelas, seperti kapan dan bagaimana pembayaran akan dilakukan jika pemerintahan Trump menempuh jalur tersebut, atau apa yang sebenarnya diharapkan dari penduduk Greenland sebagai imbalannya.

Gedung Putih mengatakan intervensi militer dimungkinkan, meskipun para pejabat juga mengatakan AS lebih memilih membeli pulau itu atau memperolehnya melalui cara diplomatik.

Di antara kemungkinan yang diutarakan oleh para pembantu Trump, kata seorang pejabat Gedung Putih, adalah mencoba untuk membuat perjanjian dengan pulau tersebut yang disebut Perjanjian Asosiasi Bebas (Compact of Free Association/COFA).

Detail pasti dari perjanjian COFA—yang hanya pernah diberikan kepada negara-negara pulau kecil Mikronesia, Kepulauan Marshall, dan Palau—bervariasi tergantung pada negara penandatangan. Tetapi pemerintah AS biasanya menyediakan banyak layanan penting, seperti pengiriman surat dan perlindungan militer. Sebagai imbalannya, militer AS beroperasi secara bebas di negara-negara COFA, dan perdagangan dengan AS sebagian besar bebas bea.

Perjanjian COFA sebelumnya telah ditandatangani dengan negara-negara merdeka, dan Greenland kemungkinan perlu memisahkan diri dari Denmark agar rencana tersebut dapat berjalan. Secara teori, pembayaran dapat digunakan untuk mendorong warga Greenland untuk memilih kemerdekaan mereka, atau untuk menandatangani COFA setelah pemungutan suara tersebut.

Meskipun jajak pendapat menunjukkan mayoritas besar warga Greenland menginginkan kemerdekaan, kekhawatiran tentang biaya ekonomi pemisahan dari Denmark—di antara masalah lainnya—telah mencegah sebagian besar anggota parlemen Greenland untuk menyerukan referendum kemerdekaan.

Survei juga menunjukkan bahwa sebagian besar warga Greenland, meskipun terbuka untuk memisahkan diri dari Denmark, tidak ingin menjadi bagian dari AS.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Berita Terkini
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved