Korut Diduga Bakal Uji Coba Rudal Balistik Berbasis Kapal Selam

Rabu, 16 September 2020 - 15:09 WIB
loading...
Korut Diduga Bakal Uji...
Korut diduga akan melakukan uji coba rudal balistik berbasis kapal selam pada 10 Oktober mendatang. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Korea Utara (Korut) di duga kuat akan melakukan uji coba rudal balistik berbasis kapal selam (SLBM) dalam waktu dekat. Dugaan itu didasari 'hilangnya' kapal selam yang digunakan untuk menguji rudal balistik dari galangan utama kapal selam Korut.

Demikian laporan situs pemantau Korut, 38North, berdasar pada citra satelit dari galangan kapal Sinpo Utara. Laporan ini muncul di tengahj spekulasi Korut dapat menguji coba SLBM sekitar ulang tahun ke-75 berdirinya Partai Pekerja yang berkuasa di negara itu pada 10 Oktober mendatang.

"Citra satelit komersial dari Galangan Kapal Selatan Sinpo Korea Utara dari tanggal 15 September menunjukkan aktivitas berat telah terjadi selama seminggu terakhir sejak topan telah berlalu, termasuk reposisi kapal selam kelas SINPO dan reposisi atau pemberangkatan tongkang uji coba kapal selam," kata 38North.

"Tongkang uji coba kapal selam, biasanya berlabuh di sebelah utara tenda pelindung, telah hilang, dan kapal selam mini kecil kemungkinan, yang telah ditempatkan di dermaga sejak 27 Mei, telah dilepas," sambung laporan itu seperti dilansir dari Yonhap, Rabu (16/9/2020).(Baca juga: Dihantam Covid-19 dan Sanksi, Korut Tidak Punya Senjata Baru Buat Dipamerkan )

Lembaga think tank yang berbasis di Amerika Serikat (AS) tersebut mengatakan tongkang itu mungkin telah dipindahkan ke depan kapal selam baru atau ditarik dari air untuk menjalani perbaikan, mengutip laporan media baru-baru ini tentang kerusakan kapal di galangan kapal.

"Jika objek yang berlabuh di depan kapal selam kelas SINPO bukanlah tongkang uji submersible, maka keberadaan tongkang tersebut mungkin menandakan uji SLBM yang akan datang, meskipun melakukan peluncuran seperti itu setelah topan yang merusak tampaknya tidak mungkin," kata 38North.

Tes SLBM telah dianggap sebagai salah satu tindakan provokatif yang dapat dilakukan Korut, setelah pemimpin negara itu Kim Jong-un berjanji untuk memamerkan senjata strategis baru dalam pesan Hari Tahun Baru.(Baca juga: Kritik Ekonomi Kim Jong-un, 5 Pejabat Korut Dieksekusi Mati )

Dugaan itu diperkuat oleh pernyataan calon Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (Korsel), Jenderal Won In-choul, yang mengatakan Korut dapat menguji coba SLBM sekitar ulang tahun partai pada 10 Oktober mendatang.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Balas Dendam Israel!...
Balas Dendam Israel! Iran Dibombardir Rudal Balistik Pasca Ketegangan
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Cornelio Sunny Ungkap...
Cornelio Sunny Ungkap Alasan Somasi Keluarga Ratu Sofya, Singgung Pelanggaran Privasi
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
Momen Menarik Presiden...
Momen Menarik Presiden FIFA Masuk Kamar Ganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Kapal Tanker Ketiga...
Kapal Tanker Ketiga Pembawa Minyak Iran Keluar dari Garis Blokade AS
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved