Ribuan Orang Berunjuk Rasa di Kolombia Menentang Imperialisme AS

Kamis, 08 Januari 2026 - 16:37 WIB
loading...
Ribuan Orang Berunjuk...
Presiden Kolombia Gustavo Petro bersama para pendukungnya. Foto/bdnews24.com
A A A
BOGOTA - Di jalan-jalan ibu kota Kolombia, Bogota, ribuan orang berkumpul untuk menunjukkan dukungan mereka kepada Presiden Gustavo Petro. Sang presiden telah meminta rakyat turun ke jalan untuk mengecam imperialisme Amerika Serikat (AS) dan juga pelanggaran kedaulatan Amerika Latin.

Petro sangat kritis terhadap kebijakan AS, dan ia sangat kritis terhadap serangan terhadap kapal-kapal yang diduga membawa narkoba, serta penculikan Maduro.

Salah satu spanduk bertuliskan, “AS adalah ancaman terbesar terhadap perdamaian dunia.”

Trump menuduh Kolombia tidak berbuat cukup dalam memerangi narkoba. Ia mengatakan Petro adalah orang sakit yang memproduksi kokain untuk dijual ke Amerika Serikat.

Petro telah menjadi salah satu kritikus terkuat pemerintahan Trump. Dalam beberapa bulan terakhir, ia telah memulangkan penerbangan yang membawa deportasi, menyerukan tentara AS untuk tidak mematuhi perintah, dan mengkritik perang di Gaza.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Venezuela mengatakan 100 orang tewas dan “jumlah yang sama terluka” selama “serangan barbar” pasukan AS pada hari Sabtu.

“Serangan terhadap negara kita itu mengerikan,” ujar Diosdado Cabello, menurut televisi pemerintah.

“Venezuela tidak akan menyerah karena ini adalah negara dengan sejarah dan warisan. Seluruh dunia sekarang tahu bahwa Nicolas Maduro adalah tawanan perang dan Amerika Serikat telah melanggar semua norma koeksistensi internasional.”

Baca juga: Trump Usul Anggaran Militer AS Rp25.194 Triliun, Alasannya Sedang Masa-masa Berbahaya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved