Trump Usul Anggaran Militer AS Rp25.194 Triliun, Alasannya Sedang Masa-masa Berbahaya

Kamis, 08 Januari 2026 - 13:54 WIB
loading...
Trump Usul Anggaran...
Presiden Donald Trump usul anggaran militer AS naik jadi lebih dari Rp25.194 triliun pada 2027 dengan alasan sedang masa-masa sulit dan berbahaya. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump pada hari Rabu mengusulkan penetapan pengeluaran militer Amerika Serikat (AS) bertambah sebesar USD1,5 triliun (lebih dari Rp25.194 triliun) pada tahun 2027. Alasannya, Amerika sedang dalam masa-masa yang sulit dan berbahaya.

Trump menyerukan peningkatan anggaran pertahanan tersebut beberapa hari setelah dia memerintahkan operasi militer AS terhadap Venezuela, yang berujung pada penculikan presiden negara tersebut; Nicolás Maduro.

Pasukan AS membawa Maduro ke AS untuk menghadapi sidang pengadilan atas tuduhan perdagangan narkoba di Amerika Serikat. Pasukan AS juga terus berkumpul di Laut Karibia.

Anggaran militer AS tahun 2026 telah ditetapkan sebesar USD901 miliar.

Baca Juga: Pasukan Khusus AS Rampas Kapal Tanker Minyak Rusia, Moskow Marah

Dalam beberapa hari terakhir, Trump juga menyerukan pengambilalihan wilayah Greenland dari Denmark dengan alasan masalah keamanan nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
T1, Inikah Mobil Listrik...
T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved