AS Sebut Semua Opsi Terbuka Meski 7 Negara NATO Pasang Badan untuk Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 - 12:27 WIB
loading...
A A A
"Setiap presiden memiliki opsi tersebut," kata Rubio. "Saya tidak berbicara tentang Greenland. Saya hanya berbicara tentang secara global."

Di antara para pemimpin Partai Republik di Kongres, diskusi tentang intervensi militer di Greenland disambut dengan skeptisisme.

Ketua DPR Mike Johnson, dari Partai Republik, mengatakan kepada wartawan bahwa meskipun AS mungkin melihat pentingnya geopolitik dan strategis di Greenland, "Kita tidak sedang berperang dengan Greenland. Kita tidak memiliki niat—kita tidak punya alasan untuk berperang dengan Greenland."

"Ada banyak diskusi yang matang yang perlu dilakukan di sana, dan itulah yang kami harapkan akan terjadi," ujarnya.

"Jadi semua hal tentang aksi militer dan semua itu, saya tidak, saya tidak berpikir itu, saya bahkan tidak berpikir itu mungkin. Saya tidak berpikir siapa pun serius mempertimbangkan itu. Dan di Kongres, kami tentu saja tidak."

Partai Demokrat secara luas mengecam gagasan intervensi militer terhadap pulau itu dan sekitar 57.000 penduduknya itu. Pada hari Selasa, Senator Ruben Gallego dari Partai Demokrat mengatakan dia bermaksud untuk mengajukan resolusi untuk mencegah Trump "menyerang Greenland".

"Kita harus menghentikannya sebelum dia menyerang negara lain seenaknya," tulis Gallego di media sosial, seperti dikutip dari NPR, Kamis (8/1/2026).
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved