Agen ICE Amerika Tembak Mati Seorang Wanita, Korban Dianggap Teroris
Kamis, 08 Januari 2026 - 09:17 WIB
loading...
Agen ICE Amerika Serikat menembak mati seorang wanita di Minneapolis. Kementerian Dalam Negeri sebut korban melakukan tindakan terorisme. Foto/Screenshot video NBC News
A
A
A
MINNEAPOLIS - Seorang agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat (AS) telah menembak mati seorang wanita di Minneapolis pada hari Rabu waktu setempat atau Kamis (8/1/2026) WIB. Penembakan fatal ini memicu protes dan ketegangan antara negara bagian Minnesota yang dipimpin oleh Partai Demokrat dan Gedung Putih.
Insiden itu terjadi di persimpangan antara East 34th Street dan Portland Avenue, tempat para petugas penegak hukum sebelumnya bentrok dengan para pengunjuk rasa.
Rekaman video yang diambil dari tempat kejadian menunjukkan agen ICE mendekati sebuah SUV gelap yang berhenti di tengah jalan bersalju. Saat seorang agen mencoba membuka pintu, pengemudi memundurkan kendaraannya dan mencoba untuk pergi. Agen tersebut mengeluarkan pistol dan menembakkan tiga tembakan, setelah itu kendaraan tersebut melaju dan menabrak dua mobil lain yang diparkir di pinggir jalan.
Baca Juga: Pasukan Khusus AS Rampas Kapal Tanker Minyak Rusia, Moskow Marah
Korban tewas kemudian diidentifikasi oleh keluarganya sebagai Renee Good (37).
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem membela agen ICE yang menembak mati Good. Dia mengatakan bahwa Good menggunakan kendaraan untuk mencoba membunuh seorang petugas dan rekan-rekannya.
Noem bahkan menyebut tindakan korban sebagai aksi teroris. "Itu adalah tindakan terorisme domestik. Seorang petugas kami bertindak cepat dan defensif, menembak untuk melindungi dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya," katanya.
Juru bicara Departemen Keamanan Dalam (DHS) Negeri Tricia McLaughlin mengatakan bahwa para petugas sedang melakukan operasi yang ditargetkan ketika sekelompok warga mulai mencoba memblokir kendaraan ICE. Dia mengatakan Good mencoba menabrak para agen.
Wali Kota Minneapolis Jacob Frey menolak klaim DHS bahwa penembakan itu dibenarkan. "Setelah melihat video itu sendiri, saya ingin mengatakan kepada semua orang secara langsung bahwa itu omong kosong," katanya selama konferensi pers. Dia menambahkan bahwa agen tersebut dengan sembrono menggunakan kekuasaannya.
“Kepada ICE: enyahlah dari Minneapolis,” kata Frey. “Kami tidak menginginkan Anda di sini. Alasan Anda berada di kota ini adalah untuk menciptakan semacam keamanan, dan Anda justru melakukan hal yang sebaliknya," imbuh dia, seperti dikutip dari Russia Today.
Penembakan itu memicu protes di Minneapolis. Gubernur Tim Walz menyerukan ketenangan dan pengendalian diri, menambahkan bahwa dia akan mengerahkan Garda Nasional Minnesota jika terjadi kerusuhan. Dia juga mendesak agen federal untuk tidak campur tangan lebih lanjut.
Insiden itu terjadi di persimpangan antara East 34th Street dan Portland Avenue, tempat para petugas penegak hukum sebelumnya bentrok dengan para pengunjuk rasa.
Rekaman video yang diambil dari tempat kejadian menunjukkan agen ICE mendekati sebuah SUV gelap yang berhenti di tengah jalan bersalju. Saat seorang agen mencoba membuka pintu, pengemudi memundurkan kendaraannya dan mencoba untuk pergi. Agen tersebut mengeluarkan pistol dan menembakkan tiga tembakan, setelah itu kendaraan tersebut melaju dan menabrak dua mobil lain yang diparkir di pinggir jalan.
Baca Juga: Pasukan Khusus AS Rampas Kapal Tanker Minyak Rusia, Moskow Marah
Korban tewas kemudian diidentifikasi oleh keluarganya sebagai Renee Good (37).
Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem membela agen ICE yang menembak mati Good. Dia mengatakan bahwa Good menggunakan kendaraan untuk mencoba membunuh seorang petugas dan rekan-rekannya.
Noem bahkan menyebut tindakan korban sebagai aksi teroris. "Itu adalah tindakan terorisme domestik. Seorang petugas kami bertindak cepat dan defensif, menembak untuk melindungi dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya," katanya.
Juru bicara Departemen Keamanan Dalam (DHS) Negeri Tricia McLaughlin mengatakan bahwa para petugas sedang melakukan operasi yang ditargetkan ketika sekelompok warga mulai mencoba memblokir kendaraan ICE. Dia mengatakan Good mencoba menabrak para agen.
Wali Kota Minneapolis Jacob Frey menolak klaim DHS bahwa penembakan itu dibenarkan. "Setelah melihat video itu sendiri, saya ingin mengatakan kepada semua orang secara langsung bahwa itu omong kosong," katanya selama konferensi pers. Dia menambahkan bahwa agen tersebut dengan sembrono menggunakan kekuasaannya.
“Kepada ICE: enyahlah dari Minneapolis,” kata Frey. “Kami tidak menginginkan Anda di sini. Alasan Anda berada di kota ini adalah untuk menciptakan semacam keamanan, dan Anda justru melakukan hal yang sebaliknya," imbuh dia, seperti dikutip dari Russia Today.
Penembakan itu memicu protes di Minneapolis. Gubernur Tim Walz menyerukan ketenangan dan pengendalian diri, menambahkan bahwa dia akan mengerahkan Garda Nasional Minnesota jika terjadi kerusuhan. Dia juga mendesak agen federal untuk tidak campur tangan lebih lanjut.
(mas)
Lihat Juga :