Zelensky Minta AS Culik Kadyrov seperti Maduro, Kadyrov: Kalau Berani, Lakukan Sendiri!
Kamis, 08 Januari 2026 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
“Seluruh dunia dapat melihat hasilnya. Mereka melakukannya dengan cepat. Baiklah, biarkan mereka melakukan semacam operasi terhadap Kadyrov. Mungkin kemudian Putin akan melihat ini dan memikirkannya,” kata Zelensky.
Kadyrov dengan cepat membalas, menuduh Zelensky mencoba mengganggu proses negosiasi daripada memperlancarnya, sambil mendesaknya untuk berani dan mengambil tindakan sendiri daripada bersembunyi di balik punggung Amerika.
“Si badut itu menyarankan agar otoritas AS menculik saya. Ingat, dia bahkan tidak mengancam untuk melakukannya sendiri, seperti yang akan dilakukan seorang pria," kata Kadyrov, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (8/1/2026).
"Dia bahkan tidak mencoba untuk memikirkan hal itu. [Zelensky] dengan pengecut mengisyaratkan bahwa dia tidak keberatan berdiri di samping dan menonton dari jarak aman,” lanjut Kadyrov melalui saluran Telegram-nya.
Sekadar diketahui, AS melancarkan serangan mendadak ke Venezuela pada akhir pekan, mengebom ibu kota Caracas dan pasukan khususnya menangkap Maduro dan istrinya; Cilia Flores. Pasangan itu kemudian dipindahkan ke New York untuk menghadapi berbagai tuduhan kriminal, termasuk perdagangan narkoba. Maduro dengan keras membantah semua tuduhan tersebut, menggambarkan dirinya sebagai tawanan perang.
Kadyrov dengan cepat membalas, menuduh Zelensky mencoba mengganggu proses negosiasi daripada memperlancarnya, sambil mendesaknya untuk berani dan mengambil tindakan sendiri daripada bersembunyi di balik punggung Amerika.
“Si badut itu menyarankan agar otoritas AS menculik saya. Ingat, dia bahkan tidak mengancam untuk melakukannya sendiri, seperti yang akan dilakukan seorang pria," kata Kadyrov, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (8/1/2026).
"Dia bahkan tidak mencoba untuk memikirkan hal itu. [Zelensky] dengan pengecut mengisyaratkan bahwa dia tidak keberatan berdiri di samping dan menonton dari jarak aman,” lanjut Kadyrov melalui saluran Telegram-nya.
Sekadar diketahui, AS melancarkan serangan mendadak ke Venezuela pada akhir pekan, mengebom ibu kota Caracas dan pasukan khususnya menangkap Maduro dan istrinya; Cilia Flores. Pasangan itu kemudian dipindahkan ke New York untuk menghadapi berbagai tuduhan kriminal, termasuk perdagangan narkoba. Maduro dengan keras membantah semua tuduhan tersebut, menggambarkan dirinya sebagai tawanan perang.
Lihat Juga :