Radar Militer Buatan China Gagal Lindungi Venezuela saat Diserang AS

Rabu, 07 Januari 2026 - 15:03 WIB
loading...
A A A
Wakil Menteri Pertahanan Taiwan Hsu Szu-chien, berbicara selama sidang legislatif, mengatakan serangan AS menunjukkan bahwa senjata dan peralatan Amerika tetap "tak tertandingi."

Namun, ia menambahkan bahwa faktor terpenting adalah kurangnya perawatan dan dukungan yang memadai untuk peralatan yang digunakan oleh Venezuela. “Ini sangat penting bagi kami. Peralatan perlu terus dipelihara dan diperbarui. Jika musuh membuat kemajuan, kita juga harus membuat kemajuan.”

Pernyataan tersebut disampaikan seminggu setelah Tiongkok meluncurkan serangkaian latihan militer terbarunya yang bertujuan untuk memperingatkan Taiwan yang memerintah sendiri, yang diklaim Beijing sebagai wilayahnya dan telah berjanji untuk bersatu dengannya, melalui kekuatan jika perlu.

Institut Intelijen Strategis Miami, sebuah lembaga pemikir konservatif yang mempromosikan demokrasi di Amerika Latin, menggambarkan pertahanan udara Venezuela "dalam kondisi kritis" dalam sebuah laporan bulan Juni, hanya dua bulan sebelum AS mulai meningkatkan kehadiran angkatan lautnya di Karibia dengan tujuan yang dinyatakan untuk memerangi operasi perdagangan narkoba.

Baca Juga: Perbandingan Militer Kolombia dengan AS jika Perang, Bak Bumi dan Langit
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, AS dan Iran Saling Lancarkan Serangan Rudal
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
Berita Terkini
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved